Camat Boyolali Pengirim Video Mesum ke Eks Karyawati Dicopot

BOYOLALI — BREAKING NEWS. Pemerintah Kabupaten Boyolali baru saja mengonfirmasi pencopotan seorang pejabat eselon III. Camat tersebut terbukti mengirimkan video tidak senonoh kepada seorang perempua...

Jul 14, 2026 - 03:22
0 0

BOYOLALI — BREAKING NEWS. Pemerintah Kabupaten Boyolali baru saja mengonfirmasi pencopotan seorang pejabat eselon III. Camat tersebut terbukti mengirimkan video tidak senonoh kepada seorang perempuan yang pernah bekerja di bawahnya. Sanksi ini mengejutkan publik karena dijatuhkan dalam hitungan jam setelah laporan masuk.

Keputusan Cepat Bupati

Bupati Boyolali langsung menginstruksikan pemeriksaan internal. Inspektorat bergerak cepat mengumpulkan bukti digital. Hasilnya: video asusila itu memang dikirim dari ponsel pribadi sang camat. "Tidak ada toleransi untuk tindakan amoral. Jabatan publik bukan tempat bagi predator berkedok pelayan masyarakat," ujar Bupati dalam keterangan pers mendadak, Selasa siang.

Mantan Karyawati Jadi Korban

Korban adalah seorang mantan karyawati di sebuah perusahaan swasta. Ia pernah memiliki hubungan profesional dengan sang camat sebelum pria itu menjabat. Setelah bertahun-tahun tidak berhubungan, tiba-tiba ponselnya menerima kiriman video vulgar dari nomor yang dikenalinya. Perempuan itu kemudian melapor ke polisi dan mengadukan ke Pemkab Boyolali.

Barang Bukti dan Kronologi

Dari penelusuran tim investigasi, video berdurasi pendek itu dikirim melalui aplikasi pesan populer. Rekaman menampilkan adegan eksplisit yang diduga dilakukan sang camat sendiri. Pengiriman terjadi pada akhir pekan lalu. Korban merasa dilecehkan dan trauma. Ia lantas membawa bukti tangkapan layar percakapan serta metadata video ke pihak berwenang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, video mesum itu sengaja dikirim untuk melecehkan korban. Pelaku diduga masih menyimpan dendam karena hubungan bisnis masa lalu yang tidak berjalan mulus. Polisi masih mendalami motif pengiriman tersebut.

Sanksi Berat Menanti

Selain pencopotan jabatan, camat itu juga terancam sanksi kepegawaian terberat: pemberhentian tidak hormat. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sedang memproses administrasi pemecatan. Tak hanya itu, proses hukum pidana juga bergulir. Polres Boyolali telah menerima laporan dan akan memanggil terlapor untuk diperiksa.

Peringatan Keras Bagi ASN

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh aparatur sipil negara. Pemerintah daerah menekankan bahwa tidak ada pelindung bagi pejabat yang melanggar etika dan kesusilaan. "Kami akan tindak siapa pun, tanpa pandang jabatan. Kepercayaan publik harus dikembalikan," tegas Kepala BKD Boyolali.

Sementara itu, tetangga sang camat mengaku terkejut. Mereka tidak menyangka sosok yang dikenal ramah itu tega melakukan perbuatan tercela. Beberapa warga bahkan mengaku pernah menerima pesan tidak pantas dari oknum tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, sang camat belum memberikan pernyataan resmi. Ia terlihat meninggalkan kantor kecamatan dengan pengawalan petugas Satpol PP. Masyarakat setempat berharap kasus ini menjadi efek jera bagi pejabat lain yang gemar menyalahgunakan wewenang dan melakukan pelecehan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User