Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Mobil hingga Tarik Upeti dari Petani

Beritatercepat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby sebagai tersangka kasus dugaan suap. Penetapan ini menyusul temuan adan

Jul 08, 2026 - 05:04
0 0
Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Mobil hingga Tarik Upeti dari Petani

Beritatercepat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby sebagai tersangka kasus dugaan suap. Penetapan ini menyusul temuan adanya penerimaan sebuah mobil mewah Land Cruiser dari seorang pejabat berinisial Zulkarnain yang diduga terkait erat dengan proses pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda).

Dalam keterangan resminya, Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengungkap bahwa praktik suap dengan modus pemberian kendaraan ini bukanlah insiden pertama. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, Suhardiman yang kala itu masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati pada tahun 2021, juga diduga menerima sebuah mobil Pajero Sport. Kendaraan tersebut diduga berasal dari pihak yang sama, Zulkarnain, yang saat itu menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas.

"Ini bukan yang pertama dilakukan oleh ZKN (Zulkarnain). Pada saat yang bersangkutan menduduki jabatan Kadis juga sempat memberikan sesuatu kepada SA yang saat itu masih Plt Bupati," ujar Achmad Taufik dalam konferensi pers di gedung KPK, Rabu (1/7/2026).

Posisi Plt Bupati Kuansing yang dipegang Suhardiman merupakan limpahan estafet kepemimpinan pasca penangkapan Bupati sebelumnya, Andi Putra, oleh KPK dalam kasus korupsi. Usai mengisi kekosongan jabatan tersebut, Suhardiman kemudian melanjutkan karir politiknya dan terpilih lagi, hingga akhirnya resmi dilantik sebagai Bupati Kuantan Singingi definitif pada tahun 2025.

Selain dugaan penerimaan gratifikasi berupa kendaraan mewah, jejak penyidikan media kami menghimpun adanya dugaan praktik penarikan upeti yang melibatkan para petani di wilayah tersebut. Praktik ini diduga menjadi salah satu sumber aliran dana tidak resmi yang ditelisik lebih lanjut oleh tim penyidik KPK. Meski demikian, fokus utama penetapan tersangka saat ini masih menyasar pada bukti permulaan penerimaan mobil dalam proses promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing.

KPK memastikan akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya aktor lain dan aliran dana yang lebih luas. Publik pun menaruh harapan besar agar kasus ini menjadi titik akhir dari rantai korupsi yang berulang di tubuh pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User