BREAKING: Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong, WNA Berteriak Minta Tolong

BARU SAJA — Tiga pekerja proyek drainase di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, tewas dalam insiden gorong-gorong pada Kamis (11/7/2026). Satu korban merupakan warga negara asing (WNA) yang...

Jul 12, 2026 - 09:42
0 0
BREAKING: Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong, WNA Berteriak Minta Tolong

BARU SAJA — Tiga pekerja proyek drainase di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, tewas dalam insiden gorong-gorong pada Kamis (11/7/2026). Satu korban merupakan warga negara asing (WNA) yang sempat berteriak minta tolong sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa. Kejadian ini mengguncang warga sekitar dan memicu penyelidikan darurat atas standar keselamatan kerja.

Kronologi Singkat

Menurut saksi mata, ketiga pekerja tengah membersihkan saluran di gorong-gorong sekitar pukul 14.30 WIB. Tiba-tiba, air bah dari hulu menerjang dan mengisi saluran sempit itu dengan cepat.

  • 14.30 WIB: Pekerja masuk gorong-gorong.
  • 14.35 WIB: Air bah datang, korban terjebak.
  • 14.40 WIB: WNA berteriak minta tolong, suaranya terdengar oleh warga.
  • 15.00 WIB: Tim rescue tiba, evakuasi berlangsung sulit.
  • 16.00 WIB: Tiga jenazah berhasil dikeluarkan.

Teror di Dalam Gulita

Saksi mata, seorang warga yang rumahnya tepat di samping proyek, mengisahkan detik-detik mengerikan. "Saya dengar teriakan keras dari dalam gorong-gorong. Suaranya minta tolong, 'Help! Help!'. Kami langsung lapor ke mandor," ujarnya. Namun, arus air terlalu deras dan ruang terlalu sempit untuk pertolongan cepat.

Si WNA, yang dilaporkan sebagai teknisi asing, terus menjerit selama sekitar 10 menit sebelum sunyi. "Kami hanya bisa pasrah. Petugas datang tapi harus bongkar boks gorong-gorong itu," katanya.

Korban & Identifikasi

Polisi mengonfirmasi tiga korban tewas:

  • Dua pekerja lokal: inisial S (30) dan A (28), warga Cipayung.
  • Pekerja WNA: inisial M (35), diduga warga negara Filipina. Paspor ditemukan di lokasi, masih diverifikasi.

Jenazah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk autopsi. Pihak kontraktor belum memberikan pernyataan resmi.

Penyelidikan & Tindakan Darurat

Polres Metro Jakarta Timur langsung menetapkan status siaga darurat di area proyek. Kapolsek Cipayung, Kompol D, menegaskan akan memeriksa prosedur keselamatan. "Kami akan selidiki apakah ada kelalaian SOP. Kontraktor wajib bertanggung jawab," tegasnya.

Proyek drainase itu untuk sementara dihentikan. Garis polisi dipasang di sekitar gorong-gorong.

Data Kecelakaan Kerja

Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan kerja di proyek infrastruktur Jakarta. Tahun ini, sudah tercatat 12 kejadian serupa dengan total 19 korban jiwa di Ibu Kota.

PEMBARUAN: Berita ini akan terus diperbarui seiring informasi resmi dari pihak berwajib.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User