Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.333 Jiwa

CARACAS, DETIK INI JUGA – Angka kematian akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu melonjak drastis menjadi 4.333 jiwa. Data terbaru ini dikonfirmasi oleh otoritas tangg...

Jul 12, 2026 - 13:16
0 0
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.333 Jiwa

CARACAS, DETIK INI JUGA – Angka kematian akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu melonjak drastis menjadi 4.333 jiwa. Data terbaru ini dikonfirmasi oleh otoritas tanggap bencana nasional hanya beberapa menit lalu.

Update Korban dan Kerusakan

Pusat Operasi Darurat Nasional (COEN) melaporkan bahwa jumlah korban tewas terus bertambah seiring tim penyelamat berhasil menembus wilayah-wilayah terisolasi. Hingga pukul 14.00 waktu setempat, tercatat 4.333 orang meninggal dunia, 8.721 orang luka berat, dan sekitar 1.200 orang masih dinyatakan hilang. Lebih dari 50.000 bangunan dilaporkan runtuh total, sementara 120.000 lainnya mengalami kerusakan struktural parah.

Gempa berkekuatan M 7,8 itu berpusat di 18 kilometer barat laut kota Puerto Cabello, dengan kedalaman hanya 12 kilometer. Guncangan kuat dirasakan hingga ibu kota Caracas dan negara tetangga Kolombia. Skala kerusakan disebut sebagai yang terparah dalam sejarah Venezuela modern.

Evakuasi dan Tanggap Darurat

Presiden Venezuela langsung menetapkan status darurat nasional selama 60 hari dan mengerahkan seluruh personel militer untuk membantu evakuasi. Proses pencarian korban di bawah reruntuhan masih berlangsung di lima kota terdampak paling parah: Puerto Cabello, Valencia, Maracay, Barquisimeto, dan Caracas bagian utara.

“Kami berpacu dengan waktu. Setiap detik sangat berharga untuk menemukan mereka yang masih terperangkap,” ujar Menteri Dalam Negeri dalam konferensi pers. Tim penyelamat internasional dari Meksiko, Kuba, dan Spanyol telah tiba dengan membawa anjing pelacak dan peralatan pendeteksi korban.

Krisis Kemanusiaan dan Kebutuhan Medis

Rumah sakit di zona bencana kewalahan menangani gelombang pasien. Palang Merah Internasional melaporkan stok darah, obat antibiotik, dan peralatan bedah menipis drastis. Tenda-tenda darurat didirikan di lapangan terbuka untuk merawat korban luka ringan. Pemerintah menyerukan bantuan global mendesak berupa tenda, selimut, generator listrik, dan air bersih.

Jaringan listrik dan komunikasi masih padam di sebagian besar wilayah terdampak, menyulitkan koordinasi bantuan. Bandara Internasional Arturo Michelena di Valencia dialihfungsikan menjadi pusat logistik bantuan kemanusiaan.

Kesaksian dan Trauma

Saksi mata menggambarkan suasana seperti kiamat. “Tanah berguncang sangat keras, bangunan-bangunan ambruk hanya dalam hitungan detik. Saya melihat tetangga tertimbun reruntuhan,” ujar Maria, warga Puerto Cabello yang selamat bersama dua anaknya. Banyak keluarga terpisah dan belum bisa saling menghubungi karena jaringan seluler terputus.

Ahli geologi memperingatkan potensi gempa susulan berkekuatan signifikan masih mengancam dalam beberapa hari ke depan. BMKG setempat telah mencatat 42 gempa susulan dengan magnitudo di atas 4,5. Masyarakat diimbau tetap berada di zona aman dan menjauhi bangunan yang telah retak.

Perkembangan terbaru akan terus disampaikan seiring masuknya laporan dari lapangan. Tim Beritatercepat berada di lokasi untuk memantau langsung operasi penyelamatan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User