Ular Sanca di Kamar Mandi Warga Bogor, Evakuasi 5 Menit
BARU SAJA – Warga Perumahan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, mendadak panik ketika seekor ular sanca berukuran besar ditemukan bertengger di kamar mandi rumah mereka pada Jumat pagi (11/7/2026). Reptil...
BARU SAJA – Warga Perumahan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, mendadak panik ketika seekor ular sanca berukuran besar ditemukan bertengger di kamar mandi rumah mereka pada Jumat pagi (11/7/2026). Reptil sepanjang sekitar 2 meter itu dilaporkan masuk tanpa diketahui pemilik rumah.
Kepanikan langsung merebak. Pemilik rumah yang pertama kali melihat ular itu sontak berteriak dan meminta bantuan tetangga. Beruntung, respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor berhasil meredakan situasi dalam waktu singkat.
Kronologi Temuan Mengejutkan
Menurut laporan saksi mata, kejadian bermula sekitar pukul 07.30 WIB. Seorang ibu rumah tangga hendak menggunakan kamar mandi ketika melihat sosok panjang melingkar di atas pipa air. Awalnya dikira selang, namun gerakan perlahan membuatnya sadar bahwa itu adalah ular besar. Ia langsung berlari keluar sambil berteriak.
UPDATE: Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa ular sanca tersebut diduga berasal dari kebun kosong di belakang rumah yang jarang dibersihkan. Reptil ini kerap mencari tempat lembap seperti kamar mandi untuk beristirahat atau berburu tikus.
Evakuasi Cepat 5 Menit
Tak sampai 10 menit setelah laporan diterima, tim Rescue Damkar Kabupaten Bogor tiba di lokasi dengan peralatan lengkap. Petugas dengan sigap mengidentifikasi posisi ular dan langsung melakukan penjinakan. Proses evakuasi hanya memakan waktu lima menit, tanpa cedera pada ular maupun warga.
Kepala Regu Damkar, Andri Setiawan, menyatakan bahwa ular jenis sanca kembang ini cukup agresif jika merasa terpojok. "Kami menggunakan tongkat penjepit khusus untuk mengamankan kepala ular, lalu memasukkannya ke dalam karung. Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar," ujarnya di lokasi.
Respons Warga dan Imbauan
Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini meninggalkan trauma bagi penghuni rumah dan warga sekitar. Beberapa tetangga mengaku akan lebih waspada dan rutin memeriksa sudut-sudut rumah.
Berikut fakta-fakta kunci dari kejadian ini:
- Lokasi: Perumahan Tajurhalang, Kabupaten Bogor
- Waktu: Jumat, 11 Juli 2026, pukul 07.30 WIB
- Jenis ular: Sanca kembang (Malayopython reticulatus), panjang sekitar 2 meter
- Waktu evakuasi: 5 menit setelah petugas tiba
- Kondisi: Tidak ada korban, ular dilepasliarkan ke habitat asli
Pihak Damkar Bogor mengeluarkan imbauan darurat kepada masyarakat, terutama yang tinggal di dekat area terbuka atau kebun, untuk selalu menutup saluran air, ventilasi, dan lubang-lubang kecil yang bisa menjadi akses masuk ular. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalkan populasi tikus akan mengurangi daya tarik bagi predator seperti ular.
Jika menemukan ular atau hewan liar berbahaya di pemukiman, warga diminta untuk segera menghubungi layanan darurat Damkar di nomor 112 atau call center setempat. Jangan mencoba menangani sendiri karena berisiko tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di perumahan tersebut telah kembali kondusif. Ular sanca yang dievakuasi rencananya akan dilepasliarkan di kawasan konservasi yang jauh dari permukiman.
Baca juga:
Comments (0)