Ancaman Bom di SDN Jagakarsa: Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Ancaman bom mengejutkan SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). Tim Gegana dan Detasemen Khusus 88 Antiteror langsung dikerahkan ke lokasi.Ap...

Jul 15, 2026 - 00:46
0 0
Ancaman Bom di SDN Jagakarsa: Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Ancaman bom mengejutkan SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). Tim Gegana dan Detasemen Khusus 88 Antiteror langsung dikerahkan ke lokasi.

Aparat menerima laporan pagi ini. Pihak sekolah segera mengontak polisi begitu ancaman teridentifikasi. Tidak ada waktu terbuang. Seluruh penghuni gedung — siswa, guru, dan staf — dievakuasi dalam hitungan menit.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ancaman masuk melalui pesan singkat. Sumber pastinya masih didalami Densus 88. Begitu laporan diterima, unit Gegana yang siaga meluncur ke alamat sekolah. Jarak tempuh tak sampai 15 menit. Begitu tiba, mereka langsung memasang perimeter ketat dan memulai protokol penjinakan bom.

  • Laporan masuk: Senin pagi, sekitar pukul 08.30 WIB.
  • Evakuasi massal: Kurang dari lima menit setelah perintah, lapangan dan area parkir jadi titik kumpul.
  • Penyisiran: Tim Gegana menggunakan metal detector dan unit K9 untuk memindai setiap sudut kelas.
  • Investigasi digital: Densus 88 menelusuri nomor serta jejaring pengirim ancaman.
  • Ruang lingkup: Sekolah dasar dengan ratusan murid, langsung lumpuh aktivitas.

Respons Cepat Aparat

Penjinak bahan peledak memeriksa lantai demi lantai. Tas, lemari, dan kolong meja tak luput dari pemindaian. Anjing pelacak mengendus seluruh lorong. Sementara itu, tim Densus 88 berkoordinasi dengan intelijen untuk memetakan potensi jaringan di balik teror ini. Polsek Jagakarsa turut mensterilkan jalan sekitar, mengalihkan lalu lintas, dan mencegah warga mendekat. Tidak ada panik yang tak terkendali — koordinasi berjalan presisi.

Situasi Terkini

Hingga berita ini ditulis, belum ditemukan satu pun benda mencurigakan. Aktivitas penyisihan terus berlangsung, namun suasana berangsur dingin. Polisi belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan petugas masih menyisir area belakang sekolah dan selokan depan gerbang. Orang tua murid yang berkerumun di luar pagar diminta bersabar. “Kami pastikan keselamatan jadi prioritas,” ujar seorang perwira di lokasi tanpa menyebut nama.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User