Gunung Karangetang Erupsi, Api Besar Terlihat, Warga Diminta Jauhi Zona Bahaya
BREAKING NEWS — Erupsi Gunung Karangetang menciptakan fenomena visual langka. Semburan material pijar membakar alang-alang di sekitar puncak. Api beterbangan dan terpantul di atas lapisan kabut. Has...
BREAKING NEWS — Erupsi Gunung Karangetang menciptakan fenomena visual langka. Semburan material pijar membakar alang-alang di sekitar puncak.
Api beterbangan dan terpantul di atas lapisan kabut. Hasilnya, langit malam berubah seperti lautan api raksasa.
Kronologi Kejadian
Erupsi terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 20.30 WITA. Gunung yang terletak di Pulau Siau, Sulawesi Utara, ini tiba-tiba mengeluarkan lava.
Aliran lava itu mencapai area vegetasi kering. Alang-alang langsung terbakar hebat.
Warga di beberapa desa pesisir melihat kilatan oranye masif di langit. Kepanikan sempat melanda.
Fenomena Api di Atas Awan
Kabut tebal yang menutupi puncak bertindak sebagai layar raksasa. Nyala api dari alang-alang yang terbakar memantul di permukaan awan.
Pantulan ini menciptakan ilusi api menjulang tinggi. “Seperti gunung mengeluarkan api raksasa yang menari di atas awan,” ujar seorang saksi mata.
Fenomena ini memperkuat kesan dramatis erupsi kali ini. Video amatir pun viral di media sosial.
Cahaya kemerahan menyebar hingga ke permukiman nelayan di pesisir timur. Beberapa warga sempat mengabadikan momen tersebut dengan ponsel.
Video amatir itu dengan cepat menyebar di grup WhatsApp dan memicu kepanikan sementara. Namun, setelah mendapat penjelasan, warga kembali tenang.
Imbauan dan Ancaman
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) langsung mengeluarkan peringatan. Radius bahaya ditetapkan 3 kilometer dari kawah.
Warga diminta segera menjauh. Potensi awan panas, lontaran batu pijar, dan hujan abu mengancam.
Beberapa desa di lereng barat daya bersiaga tinggi. Pos pengamatan terus memantau aktivitas kegempaan.
Status Gunung Masih Siaga
Hingga Sabtu dini hari, status Gunung Karangetang tetap Level III (Siaga). Gunung ini merupakan salah satu tipe paling aktif di Indonesia.
Erupsi serupa pernah terjadi pada tahun 2019 dan 2023. Letusan Karangetang dikenal sering menghasilkan aliran lava pijar.
Petugas gabungan mulai mendirikan posko darurat. Distribusi masker dan logistik disiapkan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, namun jangan beraktivitas di zona bahaya,” tegas seorang pejabat BPBD setempat.
Situasi terkini masih dalam pemantauan intensif.
Data Erupsi Terkini
- Gunung: Karangetang, Pulau Siau, Sulawesi Utara
- Waktu: Jumat malam, pukul 20.30 WITA
- Fenomena: Api besar terpantul di awan kabut
- Penyebab: Pembakaran alang-alang oleh lava pijar
- Zona Bahaya: Radius 3 km dari puncak
- Status: Level III (Siaga)
- Ancaman: Awan panas, lontaran batu, hujan abu
- Dampak: Warga panik sesaat, video viral, belum ada korban jiwa
Pihak berwenang terus memutakhirkan data. Masyarakat diharapkan memantau informasi hanya dari kanal resmi.
Baca juga:
Comments (0)