Aksi Nekat Pria Bogor Lompat ke Sungai demi Hindari Polisi, Berujung Patah Kaki
Bogor – Sebuah peristiwa dramatis terjadi di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Jumat (26/6/2026) petang. Seorang pria diketahui nekat melompat ke aliran sungai dalam upayanya melarikan diri dar
Bogor – Sebuah peristiwa dramatis terjadi di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Jumat (26/6/2026) petang. Seorang pria diketahui nekat melompat ke aliran sungai dalam upayanya melarikan diri dari kejaran aparat kepolisian. Aksi tersebut berakhir tragis setelah korban dilaporkan mengalami patah kaki dan tergeletak tak berdaya di bawah sebuah jembatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim liputan Beritatercepat.com, pria tersebut bernama Ableh. Ia pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang curiga melihat sosok tergeletak di bawah Jembatan Grendong, yang berlokasi di sisi kali kawasan Kecamatan Rumpin. Kondisi Ableh saat ditemukan sangat memprihatinkan dengan luka-luka di sekujur tubuh.
Kronologi Penemuan dan Kondisi Korban
Kapolsek Rumpin, AKP Suyoko, saat dikonfirmasi awak media kami pada Sabtu (27/6/2026) pagi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung segera setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar. Begitu tiba di lokasi, petugas mendapati Ableh dalam posisi tergeletak dengan kondisi fisik yang parah.
"Ditemukan satu orang laki-laki yang tergeletak di bawah jembatan Grendong di sisi kali dalam keadaan luka lecet di tangan dan kaki sebelah kiri patah," ujar AKP Suyoko memberikan keterangan resmi kepada Beritatercepat.com.
"Ditemukan satu orang laki-laki yang tergeletak di bawah jembatan Grendong di sisi kali dalam keadaan luka lecet di tangan dan kaki sebelah kiri patah." – AKP Suyoko, Kapolsek Rumpin
Dari keterangan yang dihimpun, dugaan awal menyebutkan bahwa lompatan nekat yang dilakukan Ableh dari ketinggian ke pinggiran kali yang berbatu menjadi penyebab utama cedera serius tersebut. Posisi jatuh yang tidak ideal mengakibatkan trauma berat, khususnya pada bagian kaki kiri yang mengalami fraktur atau patah tulang.
Hingga kini, motif di balik aksinya kabur masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh jajaran Polsek Rumpin. Meski demikian, langkah nekat melompat ke sungai justru membuatnya gagal melarikan diri. Alih-alih lolos, Ableh malah harus menjalani perawatan medis akibat luka yang dideritanya.
Evakuasi Berlangsung Dramatis
Proses evakuasi terhadap Ableh berjalan cukup menegangkan mengingat lokasi kejadian yang cukup sulit diakses. Petugas kepolisian yang dibantu warga sekitar harus berhati-hati memindahkan tubuh korban yang diduga mengalami patah tulang untuk menghindari cedera yang lebih fatal.
Saat ini, Ableh sedang mendapatkan penanganan intensif di fasilitas kesehatan setempat. Pihak kepolisian juga masih menunggu kondisi korban membaik untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait alasan pasti ia menghindari petugas dan melarikan diri hingga nekat terjun ke sungai.
Media kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terkini seputar motif pelarian serta status hukum yang bersangkutan. Yang jelas, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tindakan nekat untuk menghindari proses hukum justru seringkali berujung pada malapetaka yang lebih besar bagi pelaku.
Comments (0)