Zulhas Minta 1 Bulan dari Prabowo untuk Perbaiki MBG

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan meminta tenggat waktu 30 hari langsung kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan seluruh persoalan program Makan Bergizi ...

Jul 16, 2026 - 13:11
0 0
Zulhas Minta 1 Bulan dari Prabowo untuk Perbaiki MBG

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan meminta tenggat waktu 30 hari langsung kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan seluruh persoalan program Makan Bergizi Gratis nasional. Permintaan itu disampaikan dalam rapat tertutup yang berlangsung intens di Istana Kepresidenan pagi tadi.

Evaluasi darurat ini diakui Zulhas sebagai respons atas laporan distribusi yang belum merata dan keluhan teknis di lapangan. Satu bulan dinilai cukup untuk menghimpun data, mengidentifikasi hambatan, dan merancang solusi menyeluruh.

Evaluasi Total dalam Waktu Singkat

Presiden Prabowo memberi lampu hijau atas usulan tersebut. Proses evaluasi akan melibatkan kolaborasi lintas kementerian dengan pengawasan langsung Badan Gizi Nasional. Zulhas memastikan bahwa laporan akhir akan diserahkan tepat waktu—bukan lagi berupa rekomendasi parsial, melainkan cetak biru perbaikan yang lengkap.

"Kami tidak mau lagi solusi tambal sulam," ujar seorang pejabat dekat rapat yang enggan disebut identitasnya. "Satu bulan ini betul-betul untuk merampungkan peta jalan yang jelas."

Highlight Fakta Kunci

  • Tenggat 1 bulan: Zulhas berkomitmen menyelesaikan seluruh evaluasi dan solusi dalam 30 hari ke depan.
  • Arahan Presiden: Prabowo mendorong agar distribusi Makan Bergizi Gratis tidak lagi tersendat dan tepat sasaran.
  • Sinergi kementerian: Proyek akan melibatkan Kemendikdasmen, Kemenkes, dan BGN untuk integrasi data penerima.
  • Fokus utama: Perbaikan rantai pasok, standarisasi menu, dan kepastian anggaran per porsi.

Sinyal Darurat dari Lapangan

Program MBG yang menyasar puluhan juta penerima di sekolah dan posyandu ini diakui masih menghadapi kendala klasik: keterlambatan bahan pangan, dapur umum yang belum beroperasi maksimal, dan disparitas kualitas antardaerah. Zulhas menyebut satu bulan ke depan akan digunakan untuk merapikan seluruh simpul masalah—mulai dari pengadaan hingga pelaporan.

Di sisi lain, rapat juga menyinggung perlunya transparansi publik. Masyarakat diminta bersabar, namun Zulhas menegaskan bahwa akses informasi akan dibuka secara berkala agar tidak timbul spekulasi negatif.

UPDATE 15 Juli 2026: Presiden Prabowo dijadwalkan kembali menggelar rapat terbatas dengan jajaran pangan dua pekan mendatang untuk mengecek progres. "Kami tidak menunggu satu bulan penuh baru bertindak," pungkas sumber istana. "Setiap minggu ada check point."

Dengan tenggat yang kian mepet, publik menanti apakah janji sebulan Zulhas mampu mengubah wajah program prioritas nasional ini atau justru menjadi alarm baru bagi kabinet Prabowo-Gibran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User