Wasit Letexier Anulir Gol Mesir, Argentina Lolos Dramatis ke Semifinal

ATLANTA — Stadion Mercedes-Benz bergetar. Ribuan suporter Mesir baru saja meledak dalam euforia ketika Mostafa Ziko menyambar bola muntah dan mengoyak jala

Jul 09, 2026 - 18:38
0 0
Wasit Letexier Anulir Gol Mesir, Argentina Lolos Dramatis ke Semifinal
ATLANTA — Stadion Mercedes-Benz bergetar. Ribuan suporter Mesir baru saja meledak dalam euforia ketika Mostafa Ziko menyambar bola muntah dan mengoyak jala Argentina. Skor 2-2 di menit ke-88 babak perempat final. Keajaiban di depan mata. Tapi 127 detik kemudian, semua berubah menjadi keheningan yang mematikan.

Detik-Detik yang Mengubah Segalanya

Umpan silang Mohamed Salah dari sisi kanan sempurna melengkung ke kotak penalti. Bola liarkerja sama dengan sundulan Trezeguet, jatuh di kaki Mostafa Ziko yang tanpa ragu melepaskan tembakan keras. Penjaga gawang Emiliano Martinez tak berdaya. Gol. Sorak-sorai itu nyata. Air mata mulai mengalir. Bahkan para pemain Argentina tertunduk. Tapi dari earphone-nya, wasit Francois Letexier menerima instruksi: potensi offside. Gestur tangan membentuk kotak virtual—tanda semua orang takutin. VAR menyala.

Garis Tak Kasat Mata yang Membunuh Mimpi

Drama sesungguhnya terjadi di ruang monitor pinggir lapangan. Letexier membutuhkan waktu dua menit peninjauan untuk memutuskan bahwa ujung siku kiri Mostafa Ziko berada 3,2 sentimeter lebih maju dari bek terakhir Argentina, Cristian Romero. Fakta kunci: - Teknologi semi-otomatis offside mendeteksi margin 3,2 cm - 12 kamera Hawks-Eye bekerja simultan - Letexier membutuhkan 127 detik sebelum mengumumkan anulir Pemandangan di layar raksasa memperlihatkan garis merah tipis yang hampir mustahil dilihat mata telanjang. Tapi itu cukup. Cukup untuk menghancurkan sebuah bangsa.

Ledakan Emosi di Segala Penjuru

"Ini bukan offside. Ini pembunuhan karakter sepak bola. Tiga sentimeter tidak bisa mencuri kerja keras 120 menit kami," seru pelatih Mesir dengan mata merah pasca pertandingan.
Sebaliknya, kubu Argentina lega sekaligus canggung.
"Saya paham kenapa Mesir marah. Tapi aturan tetaplah aturan. Hari ini aturan menyelamatkan kami," ujar Lionel Messi dengan ekspresi datar, menghindari selebrasi berlebihan.
Pertandingan berlanjut ke extra-time. Argentina yang mendapat momentum psikologis akhirnya mencetak gol ketiga melalui sepakan Julian Alvarez di menit 108. Skor akhir 3-1. Mesir tersingkir.

Kontroversi yang Tak Akan Reda

Keputusan Letexier langsung memantik perdebatan global. Mantan wasit FIFA Mark Halsey menyatakan bahwa margin offside tiga sentimeter masih masuk "zona abu-abu toleransi teknologi" yang seharusnya tidak dianulir. Sementara pengamat VAR asal Italia, Roberto Rosetti, membela Letexier dengan tegas: "Matematika tidak mengenal sentimentalitas."

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User