Warga Kos Mampang Ditemukan Tewas, Diduga Sakit Selama Lima Hari

BREAKING — Warga sebuah rumah kos di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dikejutkan oleh penemuan jenazah seorang penghuni dalam kondisi mengenaskan, Senin (22/8). Korban diketahui tidak pern...

Jul 15, 2026 - 16:08
0 0
Warga Kos Mampang Ditemukan Tewas, Diduga Sakit Selama Lima Hari

BREAKING — Warga sebuah rumah kos di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dikejutkan oleh penemuan jenazah seorang penghuni dalam kondisi mengenaskan, Senin (22/8). Korban diketahui tidak pernah terlihat keluar kamar selama lima hari berturut-turut sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa di dalam kamarnya yang terkunci dari dalam.

Penemuan bermula dari laporan penghuni kos lain yang mencium aroma tidak sedap menyengat dari dalam kamar korban sejak Minggu malam. Saksi yang juga teman lantai atas korban, mengaku sudah mengetuk pintu berulang kali namun tak ada respons. "Biasanya dia selalu keluar pagi untuk beli sarapan. Tapi sudah beberapa hari tidak kelihatan batang hidungnya," ujar saksi yang enggan disebut namanya.

Kronologi Penemuan

Setelah aroma semakin kuat, para penghuni melapor ke pemilik kos. Pemilik kos kemudian menghubungi petugas keamanan setempat yang langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat pintu kamar yang terbuat dari kayu lapis itu didobrak paksa, petugas menemukan korban sudah dalam posisi terlentang di lantai dengan kondisi tubuh yang sudah membusuk.

Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Selatan dikerahkan ke lokasi begitu menerima laporan. Kasat Reskrim Polres Jaksel, dalam keterangan singkatnya, menyebut bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. "Dugaan sementara mengarah pada faktor medis. Korban diduga menderita penyakit tertentu yang kambuh dan tidak sempat meminta pertolongan," kata perwira tersebut di lokasi.

Identitas dan Riwayat Kesehatan

Korban diketahui berinisial AP (29), seorang karyawan swasta yang baru dua bulan menghuni kamar kos tersebut. Berdasarkan keterangan beberapa rekan kerjanya yang dihubungi secara terpisah, AP sudah tidak masuk kerja sejak Rabu pekan lalu tanpa pemberitahuan. "Kami kira dia sedang sakit biasa. Dia pernah cerita punya riwayat maag akut dan sesak napas," ujar salah seorang koleganya.

Dari penelusuran di lokasi, tim medis yang tiba sekitar pukul 09.00 WIB memperkirakan kematian terjadi lebih dari 72 jam sebelum penemuan. Suhu ruangan yang lembap tanpa ventilasi memadai disebut mempercepat proses pembusukan. Jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

Langkah Penyelidikan

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik kos, dua penghuni kamar sebelah, serta anggota keluarga korban yang dihubungi dari daerah asal di Jawa Tengah. Barang-barang pribadi di kamar tidak menunjukkan tanda-tanda penggeledahan atau pencurian. "Kami masih mengumpulkan keterangan dan menunggu hasil visum. Untuk sementara, kasus ini ditangani sebagai kematian tidak wajar yang memerlukan pendalaman lebih lanjut," tambah Kasat Reskrim.

Pihak RT setempat mengimbau para penghuni kos dan kontrakan di wilayah tersebut agar lebih peduli terhadap tetangga sekitar, terutama mereka yang tinggal sendiri. "Kalau ada tetangga yang tidak kelihatan lebih dari dua hari, segera periksa atau lapor. Jangan tunggu sampai terlambat," ucap Ketua RT Mampang Prapatan di sela proses evakuasi.

Sementara itu, jenazah korban masih menjalani proses forensik dan pihak berwenang berharap hasil autopsi dapat segera diumumkan dalam satu-dua hari ke depan. Hingga berita ini disusun, area kos tersebut sudah dibersihkan dan sejumlah penghuni memilih untuk sementara tinggal di tempat lain karena trauma atas kejadian ini.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User