Wali Kota Medan Tinjau Bedah Rumah di Tanjung Selamat, Pastikan Hunian Warga Layak Huni
MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kelura
Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremonial. Rico Waas memastikan secara langsung bahwa setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis yang direncanakan. Ia berkeliling memeriksa struktur bangunan, kualitas material, hingga progres pengerjaan yang telah mencapai tahap tertentu. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa dana yang digelontorkan pemerintah benar-benar berdampak signifikan bagi peningkatan kualitas hidup warga penerima manfaat.
Rombongan wali kota tiba di lokasi pertama sekitar pukul 09.00 WIB. Rumah milik Jaipah dan Asnah yang berada di Jalan Bunga Sakura menjadi titik awal peninjauan. Keduanya merupakan warga lanjut usia yang selama puluhan tahun menempati rumah berdinding papan lapuk dan berlantai tanah. Melalui program bedah rumah, hunian mereka kini dirombak total menjadi bangunan semipermanen yang lebih kokoh dan sehat.
Dari lokasi pertama, rombongan bergeser ke kediaman Rusli Pratama Tarigan di Jalan Petunia Raya, Lingkungan II. Di sini, Rico Waas berdialog hangat dengan pemilik rumah serta para pekerja lapangan. Ia menekankan pentingnya ketepatan waktu penyelesaian proyek agar warga dapat segera menempati rumah baru mereka sebelum musim penghujan tiba.
Kronologi Peninjauan dan Pendampingan
Peninjauan yang dilakukan Wali Kota Medan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam menuntaskan permasalahan permukiman kumuh. Berikut rangkaian kegiatan yang berlangsung selama kunjungan:
- Pemeriksaan lokasi pertama — Meninjau kediaman Jaipah dan Asnah di Jalan Bunga Sakura, Lingkungan I. Fokus pengecekan pada fondasi, dinding, dan atap bangunan.
- Pemeriksaan lokasi kedua — Mengunjungi rumah Rusli Pratama Tarigan di Jalan Petunia Raya, Lingkungan II, untuk memastikan progres pembangunan sesuai jadwal.
- Dialog dengan warga — Mendengarkan langsung keluhan dan harapan penerima manfaat terkait kualitas pengerjaan serta kebutuhan tambahan lainnya.
- Koordinasi lintas dinas — Berdiskusi dengan kepala dinas terkait untuk memastikan kelancaran logistik material dan tenaga kerja.
Dalam kunjungan tersebut, Rico Waas tidak sendirian. Ia didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, yang turut berperan aktif dalam pengawasan aspek kelayakan hunian dari sisi kesehatan dan kenyamanan keluarga. Kehadiran Airin memberikan perhatian khusus pada fasilitas sanitasi dan ventilasi udara yang menjadi syarat utama rumah sehat.
Dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hadir Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Khairul Azmi, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcitaru) Jhon Ester Lase, serta Kepala Dinas Sosial Khairuddin Rangkuti. Kehadiran para kepala dinas ini memastikan sinergi antar-instansi dalam menangani aspek teknis pembangunan, perizinan, hingga pendataan sosial penerima manfaat.
Komitmen Pemerintah untuk Hunian Layak
Program bedah rumah di Kota Medan merupakan salah satu prioritas utama kepemimpinan Rico Waas. Berdasarkan data Dinas Perkimcitaru, masih terdapat ribuan unit rumah tidak layak huni yang tersebar di berbagai kecamatan. Melalui peninjauan langsung, wali kota ingin memastikan tidak ada lagi warga yang tinggal di bangunan dengan kondisi membahayakan keselamatan dan kesehatan.
"Saya ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah benar-benar bermanfaat. Rumah yang dibangun harus kokoh, sehat, dan layak dihuni. Ini bukan sekadar membangun tembok, tetapi membangun harapan baru bagi warga," ujar Rico Waas di sela-sela peninjauan.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa program bedah rumah tidak hanya berorientasi pada fisik bangunan semata. Lebih dari itu, program ini merupakan investasi sosial jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rumah yang layak huni akan berdampak positif pada kesehatan keluarga, prestasi anak-anak di sekolah, serta produktivitas ekonomi warga.
Para penerima manfaat menyambut baik program ini. Jaipah, salah satu pemilik rumah yang ditinjau, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia mengaku tidak pernah menyangka akan memiliki rumah layak huni di usia senjanya. "Terima kasih Bapak Wali Kota. Kami sekeluarga sangat bersyukur, akhirnya bisa tinggal di rumah yang layak setelah bertahun-tahun menempati rumah reot," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Peninjauan yang berlangsung hingga siang hari itu diakhiri dengan foto bersama dan pemberian bantuan sembako kepada keluarga penerima manfaat. Kehadiran kepala daerah secara langsung di lapangan diharapkan mampu memotivasi para kontraktor dan pekerja untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dengan kualitas terbaik.
Pemerintah Kota Medan menargetkan program bedah rumah akan terus berlanjut hingga seluruh rumah tidak layak huni di kota ini dapat dituntaskan. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan sinergi yang kuat, mimpi memiliki rumah layak huni bagi seluruh warga Medan bukan lagi sekadar angan-angan.
[SOCIAL_TWEET]: 🏠 Wali Kota Medan Rico Waas tinjau langsung program bedah rumah di Tanjung Selamat. Pastikan 3 rumah warga dibangun layak & sehat! #BedahRumah #RicoWaas #Medan [SOCIAL_TG]: Wali Kota Medan turun langsung tinjau bedah rumah di Tanjung Selamat. Pastikan hunian warga layak dan sehat. Tiga rumah tengah direnovasi total.
Comments (0)