Wajah Baru Kebagusan: Mural “Jakarta Kota Global” Hadir Sambut Setengah Abad Ibu Kota
JAKARTA, Beritatercepat.com – Suasana di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, kini berubah lebih hidup. Sebuah mural raksasa bertema “Jakarta Kota Global” resmi menghiasi dinding-dinding lingkun
JAKARTA, Beritatercepat.com – Suasana di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, kini berubah lebih hidup. Sebuah mural raksasa bertema “Jakarta Kota Global” resmi menghiasi dinding-dinding lingkungan tersebut, menjadi bagian dari gerakan penataan kota sekaligus penanda perayaan 499 tahun Jakarta. Langkah ini merupakan kolaborasi antara komunitas seniman lokal, pemerintah kota, dan warga sekitar yang ingin menghadirkan ruang publik lebih bermakna.
Karya visual ini tak sekadar sapuan cat warna-warni. Mural ini menggambarkan transformasi Jakarta sebagai kota dunia yang tetap berakar pada budaya lokal. Di panel utama, siluet Monumen Nasional (Monas) berdiri gagah berdampingan dengan gedung-gedung pencakar langit modern, transportasi massal seperti MRT dan LRT, serta ikon budaya Betawi seperti ondel-ondel dan batik.
Simbol Inklusivitas dan Harapan
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta dalam sambutannya, seperti dikutip laporan media kami, menegaskan bahwa mural ini bukan sekadar dekorasi, tetapi representasi semangat warga menghadapi era globalisasi. “Kami ingin warga dan siapa pun yang melintas merasakan bahwa Jakarta bergerak maju, tapi tidak meninggalkan jati dirinya. Mural ini adalah pengingat bahwa Kota Global adalah kota yang inklusif, ramah bagi semua, dan penuh kreativitas,” ujarnya.
“Mural ini adalah pengingat bahwa Jakarta bergerak maju, tapi tidak meninggalkan jati dirinya.”
Proses pengerjaan mural melibatkan lebih dari 20 seniman mural dan puluhan sukarelawan warga setempat. Selama dua pekan, mereka bekerja dari pagi hingga sore, mengubah tembok-tembok kusam menjadi galeri terbuka. Pemilihan lokasi di Kebagusan dinilai strategis karena merupakan akses penghubung menuju sejumlah kawasan bisnis dan permukiman padat, sehingga pesan visualnya dapat menjangkau banyak lapisan masyarakat.
Seorang warga Kebagusan, Sari (42), mengaku senang dengan kehadiran mural tersebut. “Dulu tembok di sini kotor, suka jadi sasaran coretan liar. Sekarang lebih cantik, anak-anak juga jadi penasaran belajar tentang simbol-simbol Jakarta. Saya berharap ini bisa dirawat bersama,” katanya kepada tim Beritatercepat.com.
Jelang HUT ke-499: Lebih dari Sekadar Perayaan
Kemunculan mural ini sejalan dengan rangkaian program menjelang Hari Ulang Tahun Jakarta ke-499 yang puncaknya pada 22 Juni mendatang. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang mendorong dekorasi lingkungan berbasis partisipasi publik sebagai bagian dari kampanye “Wajah Baru Jakarta”. Selain mural, kawasan Kebagusan juga dilengkapi dengan taman vertikal dan pencahayaan artistik untuk memberikan pengalaman visual yang lebih atraktif di malam hari.
Pengamat tata kota dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Prasetyo, menilai inisiatif ini sebagai strategi cerdas memperkuat identitas kota. “Mural bertema seperti ini tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga membangun narasi kolektif. Warga merasa memiliki kota mereka, dan itu esensial untuk keberlanjutan kota global yang tangguh,” jelasnya.
Dengan semangat setengah abad hampir lima abad, Jakarta terus bertransformasi. Dinding-dinding yang dulu sunyi kini berbicara, merangkum sejarah, dan menatap masa depan. Mural “Jakarta Kota Global” di Kebagusan bukan sekadar warna baru, melainkan cermin tekad bersama bahwa ibu kota siap menjadi panggung dunia tanpa melepaskan akarnya.
Liputan Beritatercepat.com akan terus mengikuti perkembangan dekorasi kota dan perayaan HUT Jakarta di berbagai titik. Nantikan sajian visual dan cerita warga lainnya di kanal khusus Jakarta Kota Global.
Comments (0)