Titah Baru Prabowo: Danantara Ikut Genjot Sektor Pariwisata RI

Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendapat arahan strategis baru dari Presiden Prabowo Subianto untuk ikut serta dalam pengembangan sektor pariwisata Indonesi

Jul 08, 2026 - 00:41
0 0
Titah Baru Prabowo: Danantara Ikut Genjot Sektor Pariwisata RI

Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendapat arahan strategis baru dari Presiden Prabowo Subianto untuk ikut serta dalam pengembangan sektor pariwisata Indonesia. Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa potensi pariwisata dalam negeri dinilai sangat besar, namun pemanfaatannya masih perlu didorong secara lebih masif agar bisa bersaing di kancah internasional.

Dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6/2026), Rosan menjelaskan bahwa kekayaan alam, warisan budaya, dan keragaman hayati Indonesia merupakan aset berharga yang seharusnya mampu menarik jutaan wisatawan dari seluruh dunia. Meski demikian, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke tanah air hingga saat ini masih belum mencapai optimal dan masih tertinggal dari beberapa negara tetangga.

Fokus dan Prioritas Jadi Kunci Utama

Rosan menegaskan bahwa dengan begitu melimpahnya pilihan destinasi dan sektor potensial, Danantara harus mampu menyusun prioritas yang jelas. Tanpa fokus yang tepat, pengembangan pariwisata bisa terpecah dan tidak menghasilkan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat maupun perekonomian nasional secara keseluruhan.

"Iya memang kalau dilihat kan potensi tadi kita juga bicara di dalam, potensi pariwisata kita ini memang sangat luar biasa. Tetapi memang kita harus lebih memfokuskan. Karena kita diberikan begitu banyak opsi kadang-kadang kita mesti fokus mana yang kita mau kembangkan," ujar Rosan.

Selain itu, Rosan juga mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung atau turis yang datang ke Indonesia saat ini masih lebih sedikit dibandingkan para pelancong yang memilih negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand. Realitas ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh, mulai dari infrastruktur, aksesibilitas, hingga promosi destinasi wisata.

Atas dasar titah tersebut, Danantara diharapkan mampu menjadi katalisator investasi yang mendorong pertumbuhan sektor pariwisata secara berkelanjutan. Pemerintah bersama lembaga investasi nasional ini berkomitmen untuk menjadikan pariwisata Indonesia sebagai salah satu mesin penggerak ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja luas dan meningkatkan devisa negara. Beritatercepat.com melaporkan, langkah ini sekaligus menegaskan bahwa pariwisata akan menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Lapangan. Reporter lapangan peristiwa terkini.

Comments (0)

User