Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung, Diduga Hirup Gas Beracun

BARU SAJA – Tiga pekerja proyek ditemukan meninggal dunia di dalam gorong-gorong di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (9/7/2026). Dugaan sementara, mereka tewas setelah menghirup gas beracu...

Jul 12, 2026 - 20:19
0 0
Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung, Diduga Hirup Gas Beracun

BARU SAJA – Tiga pekerja proyek ditemukan meninggal dunia di dalam gorong-gorong di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (9/7/2026). Dugaan sementara, mereka tewas setelah menghirup gas beracun yang terperangkap di saluran sempit tersebut.

Insiden tragis ini pertama kali diketahui setelah rekan kerja tidak mendapat respons dari tim yang bekerja di bawah tanah. Evakuasi darurat langsung dilakukan petugas gabungan dengan mengenakan alat pelindung pernapasan.

Kronologi dan Temuan Awal

Menurut keterangan sementara, ketiga korban tengah melakukan pekerjaan perbaikan di gorong-gorong proyek galian. Kondisi di dalam ruang terbatas itu minim ventilasi dan diduga mengandung gas berbahaya seperti metana atau hidrogen sulfida. Seorang saksi melaporkan bahwa salah satu pekerja sempat mengeluh pusing sebelum akhirnya kehilangan kontak. Dua rekan lain yang berusaha menolong justru ikut terjebak dan tak sadarkan diri.

Saat ditemukan, ketiganya sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Tim evakuasi harus ekstra hati-hati mengeluarkan jasad dari lubang sempit karena potensi gas masih mengancam.

  • Jumlah Korban: 3 pekerja proyek galian.
  • Lokasi: Gorong-gorong Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
  • Dugaan Penyebab: Menghirup gas beracun (kemungkinan metana atau H2S).
  • Waktu Kejadian: Diperkirakan siang hari, ditemukan tanpa respons.
  • Evakuasi: Dilakukan petugas gabungan dengan masker oksigen.
  • Penyelidikan: 8 saksi diperiksa polisi.

Respons Polisi dan Pemeriksaan Saksi

Polsek Cipayung langsung turun tangan memimpin investigasi. Kapolsek menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa delapan orang saksi, termasuk rekan kerja, mandor lapangan, dan perwakilan kontraktor. “Kami masih mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam prosedur keselamatan kerja,” ujar seorang perwira di lokasi.

Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta untuk memeriksa standar operasional proyek. Pihak kontraktor diminta menyerahkan seluruh dokumen K3.

Keselamatan Kerja Disorot

Kecelakaan ini menyoroti lemahnya penerapan prosedur keselamatan di ruang terbatas. Gorong-gorong merupakan confined space yang berpotensi tinggi mengandung gas beracun. Prosedur standar internasional mewajibkan deteksi gas, ventilasi paksa, serta penggunaan alat bantu pernapasan sebelum memasuki area tersebut. Namun, dugaan sementara menyebutkan para korban tidak dilengkapi perlengkapan memadai.

“Ini jadi alarm bagi semua proyek konstruksi, khususnya yang melibatkan galian bawah tanah. Jangan sampai nyawa melayang karena pengabaian SOP,” kata seorang pengamat K3.

Jenazah ketiga korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi guna memastikan penyebab kematian. Sementara itu, aktivitas proyek dihentikan sementara menunggu hasil penyelidikan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User