Solar B50 Resmi Berlaku, Pabrikan Ungkap Syarat Mesin Diesel Tetap Prima

BREAKING — Pabrikan kendaraan niaga menegaskan mesin diesel produksi terbaru tak bermasalah dengan solar B50, namun perawatan ekstra jadi kunci utama.Uji Jalan 40 Ribu KilometerPemerintah mulai meng...

Jul 12, 2026 - 14:55
0 0
Solar B50 Resmi Berlaku, Pabrikan Ungkap Syarat Mesin Diesel Tetap Prima

BREAKING — Pabrikan kendaraan niaga menegaskan mesin diesel produksi terbaru tak bermasalah dengan solar B50, namun perawatan ekstra jadi kunci utama.

Uji Jalan 40 Ribu Kilometer

Pemerintah mulai mengimplementasikan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50). Sebelum aturan berlaku, sejumlah merek kendaraan diesel telah dilibatkan dalam pengujian langsung di jalan raya.

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, pemegang merek Mitsubishi Fuso, mengonfirmasi unitnya ikut program uji coba tersebut. Pengujian berlangsung sejak awal Mei hingga akhir April dengan total jarak mencapai 40.000 kilometer.

"Hasil evaluasi menunjukkan tidak ada dampak negatif yang signifikan," ujar petinggi perusahaan, merujuk pada data internal pabrikan.

Disiplin Jadi Kata Kunci

Meski hasil tes memuaskan, pemilik kendaraan tetap diminta mengubah kebiasaan perawatan. Komponen di jalur bahan bakar menjadi perhatian utama.

  • Filter solar wajib dibersihkan dan diganti lebih rutin
  • Injektor harus menjalani perawatan berkala lebih disiplin
  • Gunakan selalu bahan bakar dengan cetane number (CN) minimal 51
  • Pertamina Dex series direkomendasikan karena sesuai spesifikasi mesin

Pabrikan menekankan, kebiasaan perawatan longgar selama ini harus diubah. Biodiesel B50 memiliki karakteristik berbeda yang menuntut penanganan lebih cermat.

Euro 4 dan Tuntutan Kualitas Solar

Seluruh mesin diesel yang diproduksi sejak 2022 telah mengantongi sertifikasi emisi Euro 4. Standar ini mengharuskan penggunaan bahan bakar ber CN tinggi.

Di lapangan, mayoritas konsumen masih mengandalkan biosolar subsidi. Namun, spesifikasi Euro 4 sesungguhnya membutuhkan solar dengan kualitas di atas subsidi. Inilah celah yang harus diwaspadai.

"Mesin kami didesain untuk CN 51. Konsumen harus paham bahwa biosolar biasa belum tentu memenuhi syarat itu," jelas sumber pabrikan.

Perawatan preventif kini menjadi investasi wajib. Filter solar yang mampat atau injektor kotor bisa memicu kerusakan mahal pada sistem injeksi common-rail modern.

Pabrikan juga menyebut, selama uji coba tidak ditemukan gejala penyumbatan atau korosi abnormal pada komponen. Namun, angka 40.000 kilometer hanyalah simulasi jangka pendek. Pemakaian bertahun-tahun masih butuh pemantauan.

Distributor resmi siap memberikan panduan teknis kepada bengkel resmi dan konsumen. Sosialisasi masif akan digelar seiring pendistribusian solar B50 ke seluruh SPBU.

Langkah pemerintah mendorong B50 merupakan komitmen mengurangi impor solar. Sisi lain, konsumen harus beradaptasi dengan era baru perawatan mesin diesel yang lebih ketat.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User