Sinner Pertahankan Takhta Wimbledon, Kalahkan Zverev dalam Empat Set

LONDON — Jannik Sinner menegaskan dominasinya di lapangan rumput All England Club dengan menaklukkan Alexander Zverev dalam duel pamungkas yang berlangsung selama empat set menegangkan, Minggu (13/7...

Jul 13, 2026 - 11:37
0 0

LONDON — Jannik Sinner menegaskan dominasinya di lapangan rumput All England Club dengan menaklukkan Alexander Zverev dalam duel pamungkas yang berlangsung selama empat set menegangkan, Minggu (13/7). Petenis nomor satu dunia asal Italia itu mengunci kemenangan dengan skor 6-3, 3-6, 7-5, 6-4, sekaligus mengamankan gelar Grand Slam keduanya musim ini.

Perjalanan Menuju Takhta

Sinner, yang memulai turnamen dengan status juara bertahan, menunjukkan performa nyaris sempurna sejak babak awal. Pukulan forehand mematikan dan ketenangan dalam rally panjang menjadi senjata utama yang membawanya melewati tantangan demi tantangan. Di final, ia berhadapan dengan Zverev, peringkat tiga dunia yang juga tengah mengincar trofi Wimbledon perdananya.

Set pertama dibuka dengan servis solid Sinner. Ia hanya kehilangan empat poin pada serve-nya sendiri, memaksa Zverev bermain dalam tekanan. Dua break point berhasil dikonversi menjadi keunggulan 6-3 dalam waktu 38 menit. Namun, Zverev bukan lawan yang mudah menyerah. Petenis Jerman itu membalas di set kedua dengan peningkatan agresivitas dari baseline, memanfaatkan kelemahan sesaat Sinner pada pukulan backhand slice. Hasilnya, Zverev merebut set kedua 6-3 dan menyamakan kedudukan.

Titik Balik Dramatis

Set ketiga menjadi penentu arah laga. Kedua pemain saling mematahkan servis hingga kedudukan 5-5. Pada game ke-11 yang krusial, Sinner menyelamatkan dua break point dengan dua ace berturut-turut, lalu merebut servis Zverev berkat return menyilang yang tak terjangkau. Set ketiga ditutup 7-5 setelah 62 menit pertarungan sengit. Momentum itu terus berlanjut ke set keempat, di mana Sinner langsung memimpin 3-0. Meski Zverev sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-4, Sinner tak memberi celah. Sebuah smes keras di match point ketiga mengunci kemenangan sekaligus gelar juara.

Dominasi di Lapangan Rumput

“Rasanya luar biasa bisa kembali ke sini dan mengangkat trofi ini lagi. Alex bermain sangat hebat, tapi saya terus percaya bahwa permainan agresif saya akan terbayar di momen-momen penting,” ujar Sinner di lapangan usai pertandingan. Petenis 23 tahun itu kini telah mengoleksi tiga gelar Grand Slam, termasuk dua Wimbledon berturut-turut, menempatkannya dalam jajaran elite petenis yang mampu mempertahankan trofi di era Open.

Data pertandingan menunjukkan Sinner mencatatkan 14 ace dan hanya membuat 11 unforced error sepanjang laga, statistik yang menegaskan efisiensi serangannya. Sementara itu, Zverev yang tampil dengan 48 winner harus mengakui keunggulan lawan. “Jannik pantas menang. Dia tidak memberi saya banyak kesempatan di set ketiga dan keempat. Saya akan belajar dari ini,” kata Zverev.

Bagi Sinner, kemenangan ini memperkokoh posisinya di puncak peringkat ATP dengan selisih poin signifikan. Dengan sisa musim yang masih panjang, penggemar tenis dunia menantikan apakah Sinner mampu melanjutkan dominasinya di US Open nanti. Satu hal yang pasti: All England Club kembali menjadi saksi keperkasaan raja baru lapangan rumput.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User