SIAK — Petugas Bea Cukai Gugur saat Awasi Ekspor di Perairan Siak

Bea Cukai berduka. Seorang pegawai terbaiknya, Aditya Waskita Jauhari, gugur saat menjalankan tugas pengawasan pemuatan barang ekspor di perairan Tanjung B

Jul 08, 2026 - 06:47
0 0
SIAK — Petugas Bea Cukai Gugur saat Awasi Ekspor di Perairan Siak
Bea Cukai berduka. Seorang pegawai terbaiknya, Aditya Waskita Jauhari, gugur saat menjalankan tugas pengawasan pemuatan barang ekspor di perairan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau. Insiden yang merenggut nyawanya terjadi dalam sebuah operasi rutin yang berubah menjadi tragedi tak terduga. Aditya, yang dikenal sebagai sosok disiplin dan berdedikasi tinggi, bertugas di Bea Cukai Pekanbaru dan sedang memimpin patroli pengawasan di jalur perairan yang rawan pelanggaran ekspor.

Kronologi Gugurnya Aditya Waskita Jauhari

  1. Keberangkatan Patroli: Tim patroli Bea Cukai Pekanbaru, dipimpin langsung oleh Aditya Waskita Jauhari, bertolak dari markas sekitar pukul 08.00 WIB dengan satu unit speedboat. Misi: mengawasi aktivitas pemuatan barang ekspor yang mencurigakan di titik perairan Tanjung Buton.
  2. Sampai di Lokasi Target: Pukul 10.15 WIB, tim mengonfirmasi keberadaan sebuah kapal kargo berbendera lokal yang sedang melakukan bongkar muat tanpa dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB) yang sah. Kapal itu terlihat mencurigakan dan mengabaikan isyarat untuk diperiksa.
  3. Insiden di Perairan: Saat speedboat patroli mendekati lambung kapal untuk melakukan penempelan dan pemeriksaan, tiba-tiba gelombang pasang menerjang dari samping. Speedboat terhempas, membuat seorang anggota tim kehilangan keseimbangan. Aditya yang berdiri di posisi terdepan terjatuh ke perairan yang kondisi arusnya deras. Rekan satu tim segera berteriak dan melempar pelampung, tetapi arus dengan cepat menyeretnya menjauh.
  4. Proses Pencarian Dramatis: Tim melakukan manuver memutar cepat dan melakukan pencarian intensif. Dalam waktu kurang dari 5 menit, Aditya berhasil ditemukan dalam keadaan terombang-ambing dan sudah tidak responsif. Ia segera diangkat ke speedboat dan mendapat resusitasi jantung paru (CPR) darurat dari rekan yang memiliki pelatihan medis dasar.
  5. Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan: Pukul 11.10 WIB, korban tiba di Puskesmas terdekat di kawasan Tanjung Buton. Tim medis langsung menangani, namun upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Aditya Waskita Jauhari dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.05 WIB. Keterangan awal petugas medis menyebutkan penyebab kematian diduga akibat aspirasi air (tenggelam) yang memicu henti jantung.
  6. Kabar Duka dan Penjemputan Jenazah: Pukul 14.00 WIB, jenazah dievakuasi ke Pekanbaru menggunakan ambulans marinir. Pimpinan Bea Cukai Pekanbaru serta rekan-rekan sejawat menyambut dengan sujud syukur dan tangis haru di kantor pusat.

Kepemimpinan dan Jejak Aditya

Aditya Waskita Jauhari (37) dikenal sebagai pejabat pemeriksa senior yang sudah 15 tahun mengabdi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Rekam jejaknya bersih dan puluhan kali ia terlibat dalam operasi penindakan besar, termasuk penggagalan penyelundupan barang ilegal dan narkotika. Atasannya menyebut ia seorang team player yang tak kenal lelah—selalu memimpin dari depan saat operasi berbahaya.

Respons Bea Cukai dan Investigasi

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Riau-Sumatra Bagian Barat menyampaikan belasungkawa mendalam. “Ini kehilangan besar bagi keluarga besar Bea Cukai. Almarhum gugur sebagai pahlawan fiskal yang menjalankan pengabdian negara hingga titik darah penghabisan,” ujarnya dalam keterangan pers tertulis, petang ini. Pihaknya menyatakan akan segera membentuk tim investigasi internal untuk mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) pengamanan patroli perairan. “Keselamatan petugas adalah prioritas. Kami akan memetakan ulang risiko di lapangan, termasuk kelengkapan alat keselamatan diri seperti rompi otomatis dan alat komunikasi kedap air,” imbuhnya. Sementara itu, pengamanan di sekitar perairan Tanjung Buton sementara diperkuat, dan kapal kargo yang sempat lolos kini dalam pengejaran bersama aparat kepolisian setempat.

Penghormatan Terakhir

Upacara persemayaman akan digelar besok pagi di aula utama Bea Cukai Pekanbaru sebelum jenazah diterbangkan ke kampung halaman di Semarang, Jawa Tengah. Rekan-rekan dan keluarga besar Bea Cukai dari berbagai daerah berdatangan memberikan penghormatan lewat karangan bunga dan unggahan belasungkawa di media sosial. Tagar #PahlawanFiskal dan #AdityaWaskitaJauhari menjadi trending lokal di wilayah Riau. Institusi kepabeanan kembali kehilangan putra terbaiknya. Gugurnya Aditya menjadi pengingat pahit bahwa menjaga kedaulatan ekonomi di garis depan perairan kerap menuntut taruhan nyawa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User