SIAK — Petugas Bea Cukai Gugur saat Awasi Ekspor di Perairan Siak
Bea Cukai berduka. Seorang pegawai terbaiknya, Aditya Waskita Jauhari, gugur saat menjalankan tugas pengawasan pemuatan barang ekspor di perairan Tanjung B
Bea Cukai berduka. Seorang pegawai terbaiknya, Aditya Waskita Jauhari, gugur saat menjalankan tugas pengawasan pemuatan barang ekspor di perairan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau. Insiden yang merenggut nyawanya terjadi dalam sebuah operasi rutin yang berubah menjadi tragedi tak terduga. Aditya, yang dikenal sebagai sosok disiplin dan berdedikasi tinggi, bertugas di Bea Cukai Pekanbaru dan sedang memimpin patroli pengawasan di jalur perairan yang rawan pelanggaran ekspor.
Kronologi Gugurnya Aditya Waskita Jauhari
- Keberangkatan Patroli: Tim patroli Bea Cukai Pekanbaru, dipimpin langsung oleh Aditya Waskita Jauhari, bertolak dari markas sekitar pukul 08.00 WIB dengan satu unit speedboat. Misi: mengawasi aktivitas pemuatan barang ekspor yang mencurigakan di titik perairan Tanjung Buton.
- Sampai di Lokasi Target: Pukul 10.15 WIB, tim mengonfirmasi keberadaan sebuah kapal kargo berbendera lokal yang sedang melakukan bongkar muat tanpa dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB) yang sah. Kapal itu terlihat mencurigakan dan mengabaikan isyarat untuk diperiksa.
- Insiden di Perairan: Saat speedboat patroli mendekati lambung kapal untuk melakukan penempelan dan pemeriksaan, tiba-tiba gelombang pasang menerjang dari samping. Speedboat terhempas, membuat seorang anggota tim kehilangan keseimbangan. Aditya yang berdiri di posisi terdepan terjatuh ke perairan yang kondisi arusnya deras. Rekan satu tim segera berteriak dan melempar pelampung, tetapi arus dengan cepat menyeretnya menjauh.
- Proses Pencarian Dramatis: Tim melakukan manuver memutar cepat dan melakukan pencarian intensif. Dalam waktu kurang dari 5 menit, Aditya berhasil ditemukan dalam keadaan terombang-ambing dan sudah tidak responsif. Ia segera diangkat ke speedboat dan mendapat resusitasi jantung paru (CPR) darurat dari rekan yang memiliki pelatihan medis dasar.
- Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan: Pukul 11.10 WIB, korban tiba di Puskesmas terdekat di kawasan Tanjung Buton. Tim medis langsung menangani, namun upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Aditya Waskita Jauhari dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.05 WIB. Keterangan awal petugas medis menyebutkan penyebab kematian diduga akibat aspirasi air (tenggelam) yang memicu henti jantung.
- Kabar Duka dan Penjemputan Jenazah: Pukul 14.00 WIB, jenazah dievakuasi ke Pekanbaru menggunakan ambulans marinir. Pimpinan Bea Cukai Pekanbaru serta rekan-rekan sejawat menyambut dengan sujud syukur dan tangis haru di kantor pusat.
Comments (0)