Monday, 24 August 2026 | 11:55 WIB

Semeru Erupsi Setinggi 1.100 Meter, Gunung Raung Keluarkan Kepulan Asap

Dua gunung api di Jawa Timur nyaris bersamaan memancing perhatian publik pada pekan ini. Gunung Semeru di Lumajang erupsi dengan melontarkan kolom abu seti

Aug 20, 2026 - 18:40
0 2
Semeru Erupsi Setinggi 1.100 Meter, Gunung Raung Keluarkan Kepulan Asap

Dua gunung api di Jawa Timur nyaris bersamaan memancing perhatian publik pada pekan ini. Gunung Semeru di Lumajang erupsi dengan melontarkan kolom abu setinggi 1.100 meter di atas puncak pada Kamis pagi (20/8/2026). Hanya berselang sehari, kepulan asap tebal terpantau dari kawasan puncak Gunung Raung pada Rabu pagi (19/8/2026), yang menurut pengamatan awal mengindikasikan adanya vegetasi yang terbakar. Dua peristiwa itu sekaligus menjadi pengingat bahwa Jawa Timur berada di barisan gunung api paling aktif di Indonesia.

Erupsi Semeru terekam jelas melalui kamera pengawas milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang dirilis Liputan6.com. Kolom abu terlihat membumbung tinggi dari kawah puncak dengan ketinggian mencapai 1.100 meter di atas puncak. Material erupsi dilaporkan menyebar mengikuti arah angin, sementara warga di sekitar lereng diminta tetap waspada terhadap kemungkinan hujan abu serta guguran awan panas.

Erupsi Semeru: Rutinitas yang Tak Boleh Dianggap Remeh

Semeru bukan gunung asing bagi warga Lumajang dan Malang. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini dikenal memiliki aktivitas erupsi yang hampir terus-menerus. Meski demikian, erupsi setinggi 1.100 meter tetaplah peristiwa yang wajib dicermati, terutama bagi pendaki, penambang pasir, dan warga yang beraktivitas di sepanjang aliran lahar. Kolom abu setinggi itu dapat terbawa angin hingga puluhan kilometer, mengganggu penerbangan, dan memicu hujan abu di pemukiman sekitar kaki gunung.

PVMBG mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius bahaya di sekitar kawah dan puncak, serta mewaspadai potensi guguran awan panas yang dapat meluncur ke lereng. "Tetap tenang, tetapi jangan lengah," demikian pesan yang kerap disampaikan para petugas pemantau kepada warga di zona terdampak.

Gunung Raung: Kepulan Asap Tanda Vegetasi Terbakar

Dari arah timur, perhatian tertuju pada Gunung Raung yang berada di perbatasan Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember. Pada Rabu pagi (19/8/2026), terpantau kepulan asap dari kawasan puncak gunung yang menjadi salah satu tujuan pendakian populer itu. Pengamatan awal menyebutkan asap tersebut mengindikasikan adanya vegetasi yang terbakar di sekitar puncak, bukan aktivitas magmatik dari dalam kawah.

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru. Pada musim kemarau seperti saat ini, vegetasi kering di sekitar kaldera Gunung Raung kerap menjadi sumber api. Angin kencang di ketinggian puncak dapat mempercepat penyebaran api, sehingga kepulan asap kadang terlihat dari kejauhan oleh warga maupun petugas. Meski begitu, kejadian ini tetap memerlukan penanganan cepat agar api tidak meluas ke kawasan hutan konservasi dan mengganggu jalur pendakian.

Dua Gunung, Satu Kewaspadaan

Hampir bersamaan aktifnya dua gunung api di Jawa Timur turut menyita perhatian para pengamat kebencanaan. Secara vulkanologis, kedua peristiwa ini berbeda jenis: Semeru menunjukkan aktivitas magmatik berupa erupsi, sementara Raung lebih mengarah pada kebakaran vegetasi di permukaan. Namun, keduanya sama-sama mengajarkan pentingnya pemantauan berkelanjutan dan kesiapsiagaan warga yang tinggal di kawasan rawan.

Data sederhana berikut merangkum dua peristiwa tersebut:

AspekGunung SemeruGunung Raung
LokasiLumajang, Jawa TimurPerbatasan Banyuwangi–Bondowoso–Jember
PeristiwaErupsi kolom abuKepulan asap di kawasan puncak
Ketinggian kolom1.100 meter
Waktu terpantauKamis pagi (20/8/2026)Rabu pagi (19/8/2026)
Indikasi awalAktivitas magmatikVegetasi terbakar

Imbauan untuk Masyarakat dan Pendaki

Bagi warga di sekitar gunung serta para pendaki yang berencana mendaki, imbauan utama adalah mematuhi rekomendasi resmi PVMBG dan instansi terkait di tingkat daerah. Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain:

  • Tidak beraktivitas di dalam radius bahaya yang ditetapkan PVMBG.
  • Menggunakan masker bagi warga di sekitar lereng apabila terjadi hujan abu.
  • Menjauh dari bantaran sungai berhulu di puncak saat turun hujan karena berisiko lahar.
  • Segera melaporkan kepulan asap atau tanda aktivitas lain kepada petugas setempat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa akibat dua peristiwa tersebut. Namun, kesiapsiagaan jauh lebih baik daripada penyesalan, terutama bagi warga yang tinggal di kaki dua gunung yang sama-sama memiliki catatan sejarah erupsi panjang itu. Informasi resmi dan terbaru dapat diakses melalui kanal PVMBG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sementara Beritatercepat.com akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru dan Gunung Raung.

[SOCIAL_TWEET]: Semeru erupsi setinggi 1.100 meter, Gunung Raung keluarkan kepulan asap. Jawa Timur siaga dua gunung sekaligus. #Semeru #Raung #PVMBG[SOCIAL_TG]: BREAKING: Semeru erupsi 1.100 meter (20/8), Raung keluarkan kepulan asap (19/8). Patuhi imbauan PVMBG, jauhi radius bahaya. Berita lengkap di Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User