Sahroni Desak Polri Buru Bandar Narkoba Pemicu Gugurnya Tiga Polisi di Katingan
JAKARTA, Beritatercepat.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk terus memburu bandar narkoba besar yang bertanggung jawab atas
JAKARTA, Beritatercepat.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk terus memburu bandar narkoba besar yang bertanggung jawab atas gugurnya tiga anggota polisi dalam operasi penindakan narkotika di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Permintaan itu disampaikan menyusul bentrokan bersenjata yang merenggut nyawa para penegak hukum saat penggerebekan berlangsung pada awal pekan ini.
Tindakan Tegas terhadap Seluruh Jaringan
Sahroni menekankan agar aparat tidak memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan narkotika yang telah menyebabkan hilangnya nyawa anggota kepolisian. Ia meminta investigasi mendalam untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari kurir lapangan hingga otak alias bandar besar pemasok di wilayah tersebut.
"Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah ini berbahaya, kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,"
Pernyataan tersebut disampaikan Sahroni melalui sambungan telepon, Senin (6/7/2026). Politisi itu menambahkan bahwa kehilangan tiga prajurit terbaik Polri tidak boleh berakhir tanpa pertanggungjawaban hukum yang maksimal. Ia juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap strategi operasi agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, insiden nahas itu bermula ketika tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah melakukan penggerebekan di sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi pusat transaksi narkotika di pelosok Katingan pada Minggu (5/7/2026). Kontak senjata tak terhindarkan dan mengakibatkan tiga petugas gugur di lokasi. Polda Kalteng mengonfirmasi telah menangkap sejumlah pelaku yang diduga terlibat langsung dalam bentrokan tersebut, namun dua tersangka kunci masih berstatus buron.
Komisi III Awasi Ketat Proses Hukum
Anggota legislatif itu mengingatkan bahwa Katingan dan sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah belakangan mencatat peningkatan aktivitas peredaran gelap narkotika. Jalur sungai dan hutan kerap dimanfaatkan jaringan pengedar untuk menyelundupkan barang haram itu lintas provinsi. Oleh karena itu, Sahroni mendorong penguatan kapasitas personel dan sarana operasi di daerah perbatasan serta pedalaman agar mampu mengimbangi modus para sindikat.
Komisi III DPR, kata Sahroni, akan terus memantau perkembangan pengusutan perkara ini hingga tuntas. Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan informasi yang dapat membantu aparat menangkap pelaku yang masih kabur. “Kita tidak boleh kalah dengan jaringan narkoba. Negara harus hadir melalui penegakan hukum yang tegas dan tanpa kompromi,” tegasnya menutup percakapan.
Comments (0)