Rekor MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik

Festival Tumpeng Nasi Krawu Volume 4 yang digelar di kawasan Gresik Universal Science (GUS), Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional.

Jul 08, 2026 - 18:39
0 0
Rekor MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik

Festival Tumpeng Nasi Krawu Volume 4 yang digelar di kawasan Gresik Universal Science (GUS), Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) secara resmi mengukuhkan festival tersebut sebagai pemegang rekor atas penyusunan gunungan nasi krawu tertinggi dan terbanyak di Indonesia.

Gunungan yang menjadi pusat perhatian dalam festival itu memiliki tinggi sekitar 4,5 meter dengan komposisi mencapai 3.000 bungkus nasi krawu yang disusun secara artistik. Nasi krawu merupakan kuliner khas Gresik berupa nasi putih yang disajikan dengan daging sapi suwir, semur daging, jeroan, sambal terasi, dan taburan serundeng kelapa. Hidangan ini telah menjadi ikon gastronomi yang merepresentasikan kekayaan rasa dan tradisi masyarakat pesisir Gresik.

Festival yang diinisiasi oleh Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, termasuk Pemerintah Kabupaten Gresik. Keberhasilan penyelenggaraan festival keempat kalinya ini menunjukkan konsistensi dalam mengangkat potensi lokal ke level yang lebih tinggi.

"Capaian Rekor MURI ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya mampu memperkuat identitas daerah sekaligus memperluas pengenalan Gresik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Bupati Fandi Akhmad Yani menekankan bahwa nasi krawu bukan sekadar makanan, melainkan warisan budaya yang harus dijaga dan dikembangkan. Melalui festival semacam ini, generasi muda dikenalkan pada akar tradisi kuliner daerahnya sendiri, sehingga tumbuh rasa bangga dan tanggung jawab untuk meneruskan pelestariannya. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendukung penuh inisiatif-inisiatif kreatif yang mengedepankan kekhasan lokal sebagai daya tarik wisata dan kebudayaan.

Penyelenggaraan Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, pelaku UMKM kuliner, serta komunitas budaya. Kolaborasi multipihak ini menjadi kunci suksesnya acara yang tidak hanya memecahkan rekor, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi kreatif di wilayah Gresik selatan. Ratusan pengunjung hadir menyaksikan langsung prosesi penyusunan gunungan dan turut menikmati sajian nasi krawu secara gratis setelah pencatatan rekor dilakukan.

Pencatatan Rekor MURI ini menambah daftar panjang prestasi yang berhasil diraih Kabupaten Gresik dalam bidang pelestarian budaya dan kuliner. Sebelumnya, berbagai produk unggulan dan tradisi lokal Gresik juga telah mendapat pengakuan serupa, mempertegas posisi daerah ini sebagai salah satu pusat kebudayaan di Jawa Timur yang layak diperhitungkan. Festival ini sekaligus menjadi ajang promosi efektif yang menempatkan Gresik dalam peta destinasi wisata kuliner nusantara.

Ke depan, Bupati Fandi Akhmad Yani berharap agar capaian ini tidak berhenti pada seremoni rekor semata, melainkan menjadi pemicu lahirnya inovasi-inovasi baru dalam mengemas dan mempromosikan kekayaan budaya Gresik. Pendekatan yang menggabungkan unsur tradisi, kreativitas, dan partisipasi publik dinilai sebagai formula tepat untuk memastikan keberlanjutan warisan budaya di tengah arus modernisasi. Demikian laporan yang dihimpun media kami dari rangkaian kegiatan Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 di Gresik. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Reporter Teknologi. Reporter teknologi terkini dan rilis produk.

Comments (0)

User