Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat

Lombok Barat, Beritatercepat.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10

Jul 12, 2026 - 13:16
0 0
Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat

Lombok Barat, Beritatercepat.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026). Peresmian bendungan multiguna ini menandai tonggak penting dalam upaya pemerintah memperkuat ketahanan air dan pangan di wilayah selatan Pulau Lombok.

Rangkaian Acara Peresmian

  1. Pukul 08.30 WITA: Presiden Prabowo tiba di lokasi Bendungan Meninting, disambut oleh Menteri Pekerjaan Umum, Gubernur NTB, Bupati Lombok Barat, serta ribuan warga yang antusias. Rombongan kemudian menuju panggung utama untuk upacara peresmian.
  2. Pukul 09.00 WITA: Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan laporan dari Menteri Pekerjaan Umum. Menteri menyampaikan bahwa proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah direncanakan sejak 2018 dan menelan biaya Rp1,2 triliun.
  3. Pukul 09.45 WITA: Prabowo menyampaikan pidato kunci. Beliau menekankan pentingnya infrastruktur air untuk mencapai swasembada pangan dan mengurangi risiko bencana banjir yang kerap melanda kawasan hilir.
  4. Pukul 10.15 WITA: Presiden bersama pejabat lain menekan tombol sirine sebagai tanda peresmian. Air dari bendungan dialirkan ke saluran primer sebagai simbol dimulainya manfaat bendungan.
  5. Pukul 10.30 WITA: Prabowo meninjau area bendungan, termasuk waduk seluas 350 hektare dan unit pengelolaan air. Beliau menyempatkan berdialog dengan petani dan warga setempat yang akan menerima irigasi.

Bendungan dengan Tiga Manfaat Utama

Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampung 24 juta meter kubik. Pembangunannya dimulai pada 2021 dan rampung pada akhir 2025, kemudian melewati masa pengisian awal (impounding) selama beberapa bulan. Kini, bendungan siap dioperasikan secara penuh.

"Bendungan ini bukan sekadar bangunan fisik. Ini adalah simbol kedaulatan air kita. Dengan pengelolaan yang baik, Bendungan Meninting akan mengairi sawah, menyediakan air baku, dan melindungi masyarakat dari banjir," ujar Prabowo dalam sambutannya.

Kementerian Pekerjaan Umum merinci tiga fungsi utama Bendungan Meninting:

  • Irigasi: Mengairi 2.700 hektare sawah di Kecamatan Gunungsari, Lingsar, dan sekitarnya. Diharapkan indeks pertanaman (IP) meningkat dari 2 menjadi 3 kali setahun, sehingga mendorong produksi padi hingga 25 persen.
  • Air Baku: Menyediakan 300 liter per detik air bersih untuk Kota Mataram dan Lombok Barat, mencukupi kebutuhan 200 ribu jiwa.
  • Pengendali Banjir: Mampu mereduksi debit banjir Sungai Meninting hingga 60 persen, melindungi 8 desa di hilir yang selama ini rawan terendam.

Dampak Ekonomi dan Lingkungan

Gubernur NTB, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan bahwa proyek ini membuka peluang wisata dan perikanan darat. "Waduk Meninting bisa menjadi destinasi ekowisata baru, sekaligus sumber budidaya ikan air tawar. Kami akan segera menyiapkan zonasi dan pelatihan bagi masyarakat," katanya.

Bupati Lombok Barat menambahkan bahwa pembebasan lahan melibatkan 240 kepala keluarga dengan skema ganti rugi dan relokasi yang telah diselesaikan secara kekeluargaan. Sebagian warga kini menempati hunian tetap di Desa Jembatan Kembar yang difasilitasi pemerintah.

Sementara itu, aktivis lingkungan mengapresiasi adanya kewajiban penanaman pohon di daerah tangkapan air (DTA) seluas 1.200 hektare untuk menjaga umur bendungan. Sedimentasi diperkirakan dapat dikurangi 30 persen melalui program penghijauan yang melibatkan kelompok tani setempat.

Respon Masyarakat

Warga Desa Meninting, Ahmad (52), mengaku lega dengan beroperasinya bendungan. "Dulu setiap musim hujan, sawah kami kebanjiran, kadang gagal panen. Sekarang airnya bisa dikendalikan. Semoga irigasi segera sampai," tuturnya penuh harap.

Pantauan Beritatercepat.com, sejak pagi ribuan warga memadati area bendungan untuk menyaksikan langsung kunjungan Presiden. Tokoh masyarakat setempat menyerahkan kerajinan tenun khas Lombok kepada Prabowo sebagai ucapan terima kasih.

Komitmen Prabowo pada Infrastruktur Air

Peresmian Bendungan Meninting menambah daftar 18 bendungan yang diresmikan sepanjang 2025-2026 di bawah pemerintahan Prabowo. Presiden menegaskan target pembangunan 60 bendungan nasional pada 2029. "Kita tidak bisa bergantung pada air hujan. Setiap provinsi harus punya tampungan air yang memadai," tegasnya.

Kepala Dinas PUPR NTB menyampaikan bahwa dengan beroperasinya bendungan ini, cakupan layanan air baku di Pulau Lombok mencapai 82 persen, naik dari sebelumnya 65 persen. Adapun harga air bagi petani akan disubsidi melalui APBD agar tetap terjangkau.

Usai peresmian, Prabowo menandatangani prasasti dan melepas benih ikan nila ke waduk sebagai simbol keberlanjutan. Agenda berikutnya, Presiden dijadwalkan meninjau lokasi Bendungan Bintang Bano di Sumbawa Barat yang direncanakan mulai konstruksi tahun depan.

Dengan diresmikannya Bendungan Meninting, NTB kini memiliki delapan bendungan besar yang menopang transformasi pertanian dan ketahanan air di provinsi tersebut.

[SOCIAL_TWEET]: Presiden @prabowo meresmikan #BendunganMeninting di Lombok Barat. Bendungan ini irigasi 2.700 ha sawah, air baku 200 ribu jiwa, dan kurangi banjir 60%. Simbol kedaulatan air NTB! #InfrastrukturAir #NTB [SOCIAL_TG]: 🌊 BENDUNGAN MENINTING RESMI OPERASIONAL! 💧 Kapasitas 24 juta m³ · Irigasi 2.700 ha · Air baku 200 ribu jiwa · Kurangi banjir 60% Prabowo: "Ini simbol kedaulatan air kita." Warga: "Alhamdulillah, sawah tak kebanjiran lagi." #BendunganMeninting #Prabowo #LombokBarat

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User