Dirut KAI Bobby Rasyidin Bicara Transformasi Kereta Wisata
Perjalanan kereta wisata rute Yogyakarta–Jakarta pada Rabu (8/7/2026) menjadi ruang diskusi yang hangat antara Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Pers
Perjalanan kereta wisata rute Yogyakarta–Jakarta pada Rabu (8/7/2026) menjadi ruang diskusi yang hangat antara Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, dan sejumlah awak media. Di tengah hamparan sawah dan langit senja, pria yang memimpin perusahaan pelat merah itu membeberkan rencana besar KAI untuk mengerek pamor kereta wisata sebagai primadona baru pariwisata nusantara.
“Kami tidak hanya menjual perjalanan, tapi juga pengalaman. Kereta wisata harus menjadi etalase budaya yang bergerak,” ujar Bobby sambil menyeruput kopi tubruk di gerbong restorasi bernuansa vintage. Ia menegaskan bahwa transformasi layanan ini akan menjadi salah satu fokus utama tahun berjalan.
Transformasi KA Wisata: Dari Transportasi Menjadi Destinasi
Dalam bincang-bincang yang berlangsung santai namun serius itu, Bobby mengungkapkan bahwa KAI telah menyusun peta jalan pengembangan kereta wisata hingga 2029. Tujuannya jelas: mengubah persepsi kereta api dari sekadar alat transportasi menjadi destinasi wisata itu sendiri.
Beberapa poin penting yang disampaikan:
- Peluncuran tiga rangkaian KA Wisata tematik baru pada akhir 2026, mengusung konsep heritage, kuliner, dan petualangan alam.
- Revitalisasi total interior gerbong dengan sentuhan desain lokal khas daerah yang dilintasi, mulai dari ukiran Jepara hingga kain tenun Sumba.
- Penambahan fasilitas on-board entertainment seperti pertunjukan musik akustik, workshop membatik, dan sesi mendongeng sejarah jalur kereta.
“Kita ingin penumpang merasa seperti berada di hotel butik yang berjalan. Setiap detail akan kami perhatikan, dari aroma terapi di kabin hingga menu makanan khas daerah yang disajikan,” kata Bobby penuh semangat.
Digitalisasi Menjawab Ekspektasi Generasi Baru
Bobby tak lupa menekankan pentingnya teknologi. Menurutnya, wisatawan masa kini—terutama generasi milenial dan Gen Z—menginginkan kemudahan dan personalisasi. Maka, KAI tengah menggodok platform digital terpadu yang memungkinkan calon penumpang merancang sendiri paket perjalanan wisata mereka.
Fitur-fitur yang akan hadir:
- Customizable Itinerary: penumpang dapat memilih rute, durasi singgah di kota tertentu, hingga menu makanan.
- Virtual Tour Preview: simulasi 360 derajat interior kereta dan destinasi sebelum memesan.
- Dynamic Pricing: harga menyesuaikan musim dan okupansi secara real-time untuk memberikan nilai terbaik.
Data dari KAI menunjukkan bahwa pemesanan tiket kereta wisata melalui aplikasi Access by KAI melonjak 112% pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Angka ini membuktikan bahwa digitalisasi adalah keniscayaan,” tambahnya.
Ekspansi Rute dan Target Ambisius
Dalam sesi tanya jawab, media menanyakan soal rencana perluasan rute. Bobby mengonfirmasi bahwa KAI akan membuka tujuh rute wisata baru pada 2027, termasuk:
- Jakarta–Cirebon–Semarang (Jalur Pesisir Utara dengan tema sejarah maritim)
- Bandung–Pangandaran (wisata alam dan pantai)
- Surabaya–Banyuwangi (menjangkau Kawah Ijen dan Taman Nasional Baluran)
KAI juga menargetkan jumlah penumpang kereta wisata mencapai 2,5 juta orang pada 2028, naik signifikan dari capaian 1,2 juta di 2025. Untuk itu, perusahaan akan menggandeng Kementerian Pariwisata, pemerintah daerah, dan komunitas lokal guna menciptakan paket wisata terintegrasi.
Komitmen pada Keberlanjutan
Tak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, Bobby juga memaparkan visi keberlanjutan KAI. Ia menyebut bahwa seluruh armada kereta wisata baru akan mengusung teknologi low emission dan pada 2030 seluruh operasional kereta wisata ditargetkan menggunakan energi bersih.
“Kami sedang menguji coba kereta wisata bertenaga baterai untuk rute pendek. Jika sukses, ini akan menjadi lompatan besar bagi pariwisata hijau di Indonesia,” ungkap Bobby. Selain itu, KAI berkomitmen mengurangi sampah plastik di atas kereta dengan menyediakan peralatan makan berbahan bambu dan sistem daur ulang di setiap stasiun pemberhentian wisata.
Perbincangan yang berlangsung hampir dua jam itu ditutup dengan ajakan Bobby kepada media untuk turut serta dalam uji coba rute baru pada akhir tahun. “Saya ingin teman-teman media menjadi saksi langsung bagaimana kereta kita bisa membawa Indonesia mendunia,” pungkasnya, sembari menunjuk ke luar jendela di mana mentari perlahan tenggelam di balik perbukitan.
[SOCIAL_TWEET]: Dirut KAI Bobby Rasyidin bocorkan rencana revolusi kereta wisata: 3 rangkaian tematik baru meluncur akhir 2026, 7 rute baru 2027, dan target 2,5 juta penumpang di 2028. Pengalamannya bak hotel butik berjalan! #KAWisata #KAI #PariwisataIndonesia[SOCIAL_TG]: 🚂 Dirut KAI Bobby Rasyidin ngobrol santai di KA Wisata Yogyakarta-Jakarta. Banyak bocoran seru: kereta wisata tematik baru, rute eksotis 2027, sampai kereta ramah lingkungan. Intip detailnya! ✨
Comments (0)