Prabowo Ultimatum Aparat: Solid dan All Out Tangani Kasus Febrie

BREAKING — Presiden Prabowo Subianto mengirimkan instruksi langsung yang dibacakan oleh Ketua Komisi III DPR Habiburokhman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/7/2026). Presiden menegaskan sel...

Jul 12, 2026 - 14:57
0 0
Prabowo Ultimatum Aparat: Solid dan All Out Tangani Kasus Febrie

BREAKING — Presiden Prabowo Subianto mengirimkan instruksi langsung yang dibacakan oleh Ketua Komisi III DPR Habiburokhman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/7/2026). Presiden menegaskan seluruh penegak hukum harus solid dan bekerja habis-habisan mengusut dugaan korupsi Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Habiburokhman baru saja menyelesaikan rapat dengar pendapat yang memanggil pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Agung, dan Polri. Di hadapan mereka, ia membacakan surat resmi dari Presiden yang isinya meminta agar tidak ada lagi gesekan antar institusi.

"Arahan Bapak Presiden sangat jelas: semua harus guyub, satu komando. Kasus ini harus menjadi momentum pembuktian bahwa penegakan hukum tidak boleh setengah hati," ujar Habiburokhman di lokasi, Kamis siang.

Prioritas Soliditas Antarlembaga

Inti pesan Prabowo menekankan dua kata kunci: solid dan all out. Presiden tidak ingin ada ruang bagi oknum yang mencoba mempermainkan proses hukum atau menciptakan konflik horizontal di antara KPK, Kejaksaan, dan Polri.

"Beliau meminta agar semua energi dikonsentrasikan untuk mengungkap kebenaran, bukan saling mencari kesalahan institusi lain," lanjut Habiburokhman.

Febrie Adriansyah ditangkap KPK pada Juli 2025 dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap penanganan perkara di Kejaksaan Agung. Hingga kini, penyidik terus mendalami aliran dana miliaran rupiah yang diduga melibatkan sejumlah pihak swasta dan jaksa lainnya.

Fakta Kunci

  • Presiden Prabowo menyampaikan surat resmi ke Komisi III DPR
  • Pesan tegas: aparat harus solid dan bekerja all out
  • Habiburokhman membacakan langsung di depan pimpinan KPK, Kejagung, dan Polri
  • Febrie Adriansyah merupakan Jampidsus yang ditangkap KPK Juli 2025
  • Tidak boleh ada konflik antarlembaga selama pengusutan

Respons Aparat Penegak Hukum

Pimpinan KPK, Kejaksaan Agung, dan Polri yang hadir dalam rapat tersebut dikabarkan menerima arahan Presiden dengan sikap hormat. Mereka berjanji akan menindaklanjuti instruksi tersebut dengan koordinasi yang lebih erat.

"Kami sepakat, tidak ada ego sektoral. Kasus ini akan kami dorong secepat mungkin sesuai koridor hukum," kata seorang sumber di Komisi III yang enggan disebutkan namanya.

Komisi III sendiri mengagendakan rapat lanjutan pekan depan untuk meminta paparan progres penyidikan terbaru dari ketiga institusi tersebut.

Perkembangan Kasus

Dugaan korupsi Febrie Adriansyah menjadi sorotan karena melibatkan posisi strategis di Kejaksaan Agung. KPK masih menelusuri dugaan gratifikasi dan pencucian uang yang terkait dengan sejumlah proyek besar.

Habiburokhman menegaskan DPR akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia juga mengingatkan agar publik tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada aparat yang sudah diperintah langsung oleh Kepala Negara.

"Ini ujian integritas. Presiden sudah memberikan komando, sekarang tinggal bagaimana kita semua membuktikan bahwa negara ini tidak boleh dikalahkan oleh mafia hukum," tutupnya.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User