Bentrok Maut di Katingan: 9 Tersangka Narkoba Diciduk Polisi

BARU SAJA — Jajaran Bareskrim Polri mengamankan sembilan tersangka jaringan narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah, tidak lama setelah insiden bentrokan bersenjata yang merenggut nyawa tiga personel...

Jul 12, 2026 - 15:38
0 0
Bentrok Maut di Katingan: 9 Tersangka Narkoba Diciduk Polisi

BARU SAJA — Jajaran Bareskrim Polri mengamankan sembilan tersangka jaringan narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah, tidak lama setelah insiden bentrokan bersenjata yang merenggut nyawa tiga personel kepolisian. Operasi penangkapan kilat ini menandai babak baru penyelidikan sindikat yang diduga kuat menyimpan persenjataan ilegal dan menguasai distribusi narkotika lintas provinsi.

Kronologi Penangkapan dan Bentrokan

Peristiwa berdarah itu berawal ketika tim kepolisian melakukan penggerebekan terhadap sebuah lokasi yang dicurigai sebagai gudang penyimpanan narkoba. Diduga, para pelaku telah mendapat peringatan hingga akhirnya melancarkan perlawanan dengan senjata tajam dan senjata api rakitan. Tiga anggota polisi gugur dalam kontak tembak tersebut sebelum akhirnya bala bantuan dari Bareskrim tiba di lokasi dan melumpuhkan perlawanan kelompok itu.

Tak butuh waktu lama, kurang dari 1×24 jam, penyidik berhasil mengidentifikasi dan membekuk kesembilan tersangka di titik berbeda di sekitar Kabupaten Katingan. Sembilan tersangka itu kini ditahan di Mapolda Kalimantan Tengah untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga menyita barang bukti berupa puluhan paket sabu, ekstasi, serta dua pucuk senjata api rakitan dan sejumlah senjata tajam.

Peran Masing-Masing Tersangka

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sembilan tersangka memiliki hierarki yang cukup rapi dalam jaringan narkoba tersebut. Tiga orang di antaranya diduga sebagai otak utama yang mengendalikan arus pasokan narkoba dari luar Kalimantan. Mereka disebut memiliki jaringan hingga ke negara tetangga.

Empat tersangka lainnya berperan sebagai eksekutor lapangan: mereka bertugas mendistribusikan narkotika ke para pengedar kecil, mengumpulkan uang hasil kejahatan, sekaligus memberikan perlawanan saat berurusan dengan aparat. Dua tersangka sisanya merupakan kurir yang bertugas membawa narkoba dari perbatasan hingga ke gudang penyimpanan di pedalaman Katingan, dengan rute yang sengaja memanfaatkan jalur sungai untuk menghindari deteksi.

Kepolisian belum merilis identitas lengkap para tersangka karena proses pengembangan kasus masih berlangsung. Namun, seorang penyidik yang enggan disebut namanya mengonfirmasi bahwa sebagian besar dari mereka adalah residivis kasus narkotika dan kepemilikan senjata api ilegal.

Operasi Berlanjut, Masyarakat Diminta Waspada

Polri menegaskan bahwa pengungkapan ini belum berhenti. Dua tim Densus 88 Antiteror dan Satgas Narkoba masih menyisir kemungkinan adanya sel jaringan lain yang berkaitan. Komandan operasi menyebut ada keterkaitan dengan beberapa kasus peredaran gelap narkoba di provinsi tetangga, sehingga pengembangan bisa meluas.

Masyarakat Katingan dan sekitarnya diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwajib apabila menjumpai aktivitas mencurigakan. Siaga satu diberlakukan di beberapa pos polisi perbatasan untuk mengantisipasi gerakan pelaku yang mungkin masih berkeliaran.

Operasi ini menjadi pukulan telak bagi jaringan narkoba di Kalimantan Tengah, namun juga meninggalkan duka mendalam dengan gugurnya tiga personel terbaik. Upacara pemakaman secara kedinasan akan digelar di Mabes Polri setelah seluruh proses autopsi selesai.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Katingan dilaporkan telah kondusif, meski aparat tetap meningkatkan patroli gabungan TNI-Polri di titik rawan. Perkembangan lebih lanjut akan terus diinformasikan dalam beberapa jam ke depan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User