Prabowo: Jangankan Profesor, Usul Anak Desa Lewat TikTok Saya Tindak Lanjut

JAKARTA, Beritatercepat.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya. Dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sain

Jul 08, 2026 - 05:25
0 0
Prabowo: Jangankan Profesor, Usul Anak Desa Lewat TikTok Saya Tindak Lanjut

JAKARTA, Beritatercepat.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya. Dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Minggu (28/6/2026), Prabowo menyatakan bahwa setiap usulan, dari kalangan akademisi hingga warga desa, akan ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah.

Pernyataan tegas itu disampaikan langsung di hadapan ratusan guru besar dan akademisi yang hadir dalam konvensi tersebut. Prabowo menekankan bahwa kanal aspirasi kini tidak lagi terbatas pada forum-formal formal. Media sosial, termasuk TikTok, menjadi salah satu jalur yang ia pantau dan akui efektivitasnya dalam menangkap denyut permasalahan masyarakat.

"Jangankan profesor, usul anak desa yang disampaikan lewat TikTok pun akan saya tindak lanjuti. Saya ingin buktikan bahwa pemerintah ini hadir untuk semua, tanpa sekat dan tanpa hierarki intelektual," ujar Prabowo dengan nada bersemangat, disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

Prabowo menambahkan, di era digital ini, suara rakyat bisa datang dari mana saja. Ia mengaku kerap menerima kiriman video pendek berisi keluhan, kritik, hingga usulan konkret dari warga di pelosok melalui platform seperti TikTok. Menurutnya, hal itu justru menjadi sumber informasi yang berharga untuk mempercepat pengambilan kebijakan di tingkat pusat.

"Saya tidak mau hanya mendengar dari mereka yang berada di lingkaran kekuasaan. Saya ingin dengar langsung, bahkan dari mereka yang tidak memiliki akses ke istana. TikTok, media sosial, itu semua sekarang menjadi jendela bagi saya untuk melihat Indonesia yang sesungguhnya," lanjutnya.

Kehadiran Presiden dalam forum tersebut sekaligus menjadi ajang penegasan visi besarnya tentang transformasi birokrasi dan keterbukaan pemerintahan. Dalam sesi tanya jawab, sejumlah guru besar menyampaikan apresiasi atas pendekatan populis namun berbasis data yang ditunjukkan Prabowo. Mereka menilai langkah ini dapat memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah di mata publik.

Masih dalam forum yang sama, Prabowo juga menyinggung target efisiensi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia menyampaikan rencana pemangkasan jumlah BUMN dari sekitar 1.000 menjadi hanya 250. Menurutnya, konsolidasi itu diperlukan agar BUMN lebih sehat, fokus, dan kompetitif di tingkat global. Pernyataan tersebut mempertegas arah reformasi struktural yang tengah digarap pemerintahannya.

Sarasehan KSTI 2026 sendiri merupakan konvensi tahunan yang menjadi wadah pertemuan para ilmuwan, teknolog, dan pelaku industri nasional. Tahun ini, tema yang diangkat adalah "Inovasi Inklusif: Membangun Indonesia dari Pinggiran". Kehadiran Presiden sekaligus menutup rangkaian acara yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut.

Dengan pernyataan terbuka ini, Prabowo ingin mencitrakan pemerintahan yang responsif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan dekat dengan rakyat. Apakah langkah ini mampu merealisasikan janji reformasi dan mendorong partisipasi publik yang lebih luas, laporan kami akan terus mengawalnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Reporter Teknologi. Reporter teknologi terkini dan rilis produk.

Comments (0)

User