Prabowo Akui Koperasi Tetap Setia Meski Tumbang di Pilpres

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengenang kembali masa-masa sulitnya dalam kontestasi pemilihan presiden. Di hadapan ribuan anggota koperasi, ia menegaskan bahwa gerakan koperasi ...

Jul 12, 2026 - 18:38
0 0
Prabowo Akui Koperasi Tetap Setia Meski Tumbang di Pilpres

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengenang kembali masa-masa sulitnya dalam kontestasi pemilihan presiden. Di hadapan ribuan anggota koperasi, ia menegaskan bahwa gerakan koperasi adalah salah satu pilar yang tak pernah goyah mendukung perjuangannya, bahkan ketika ia harus menelan kekalahan beruntun.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Prabowo mengisahkan bagaimana koperasi tidak hanya menjadi kekuatan ekonomi, tetapi juga kekuatan moral yang terus membersamai langkah politiknya. Ia menyebut bahwa di saat banyak pihak mulai meragukan, justru koperasi datang dengan solidaritas dan kepercayaan.

Kekalahan Pilpres dan Pelajaran Berharga

Presiden mengungkit momen di mana ia gagal merebut kursi kepresidenan pada 2014 dan 2019. "Saat itu banyak yang bilang, 'sudahlah, tak usah maju lagi, sudah kalah dua kali.' Tapi koperasi tidak pernah berpaling," ujarnya. Pernyataan ini sontak disambut tepuk tangan meriah para hadirin yang didominasi pelaku koperasi dari seluruh Indonesia.

Prabowo menekankan bahwa pengalaman tersebut membentuk karakternya sebagai pemimpin yang lebih tangguh. Kehadiran koperasi, kata dia, menjadi bukti bahwa perjuangan untuk rakyat kecil tidak akan pernah sia-sia. "Koperasi mengajarkan saya arti kesetiaan dan kerja kolektif," tambahnya.

Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Presiden memaparkan sejumlah langkah konkret pemerintahannya untuk memperkuat ekosistem koperasi. Program digitalisasi koperasi, perluasan akses pembiayaan, dan integrasi rantai pasok menjadi tiga pilar utama yang dijanjikan akan dilaksanakan dalam dua tahun ke depan. Ia menargetkan peningkatan kontribusi koperasi terhadap PDB dari angka saat ini sekitar 5 persen menjadi minimal 10 persen di akhir masa jabatannya.

Sejalan dengan itu, Kementerian Koperasi dan UKM tengah menyiapkan platform digital terpadu bernama e-Kop yang akan meluncur kuartal ketiga tahun ini. Platform tersebut dirancang untuk memudahkan koperasi mengelola keanggotaan, transaksi, hingga pelaporan secara transparan. Prabowo menyebut ini sebagai lompatan besar yang akan mengubah wajah gerakan koperasi di Indonesia.

Dukungan Tokoh Koperasi

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyambut baik komitmen Presiden. "Ini kali pertama seorang presiden begitu vokal menyuarakan koperasi sebagai bagian dari strategi nasional. Kami siap bersinergi," katanya. Beberapa ketua koperasi besar seperti Koperasi Simpan Pinjam Jasa dan Koperasi Unit Desa turut menyampaikan testimoni keberhasilan mereka yang sejalan dengan visi Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyinggung soal regenerasi. Ia mengajak generasi muda untuk melihat koperasi sebagai peluang bisnis masa depan, bukan sekadar organisasi jadul. "Anak muda harus terjun, bikin koperasi modern berbasis teknologi. Dari situ lahir startup-startup rakyat," tegasnya.

Di akhir sambutan, Prabowo kembali mengenang saat-saat sulit itu sebagai pelajaran bahwa kemenangan sejati bukan soal jabatan, melainkan siapa yang tetap berdiri di samping kita. "Koperasi adalah saksi perjalanan saya. Dan sekarang, saya akan menjadi saksi kebangkitan kalian," pungkasnya dengan suara bergetar.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User