MAKI Apresiasi Kendali Prabowo Atas Tiga Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

BARU SAJA — Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis pemerintah melimpahkan tiga perkara dugaan korupsi yang menyeret nama Febrie Adriansyah ke K...

Jul 12, 2026 - 19:23
0 0
MAKI Apresiasi Kendali Prabowo Atas Tiga Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

BARU SAJA — Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis pemerintah melimpahkan tiga perkara dugaan korupsi yang menyeret nama Febrie Adriansyah ke Kejaksaan Agung. Apresiasi tajam juga diarahkan kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilai menunjukkan kendali kuat dalam penanganan perkara tersebut.

Sinyal Tegas dari Istana

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, menegaskan bahwa pengendalian perkara langsung oleh Presiden Prabowo menjadi pembeda utama dalam pemberantasan korupsi kali ini. “Kami melihat tidak ada intervensi yang melemahkan, justru Presiden memberikan ruang gerak agar kasus ini bisa tuntas tanpa hambatan politik,” ujarnya.

Sumber internal Kejaksaan Agung mengonfirmasi bahwa ketiga berkas perkara yang telah dilimpahkan mencakup dugaan penyalahgunaan wewenang, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 217 miliar. Pelimpahan dilakukan dua hari lalu setelah serangkaian gelar perkara yang melibatkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Fakta Kunci Perkara

  • Tiga berkas perkara sudah berada di meja penyidik Kejaksaan Agung per pukul 22.00 WIB kemarin.
  • Febrie Adriansyah diduga kuat berperan sebagai aktor utama dalam skema korupsi pengadaan barang dan jasa di salah satu kementerian strategis.
  • MAKI mengapresiasi kecepatan pelimpahan yang hanya memakan waktu 72 jam setelah ekspose akhir.
  • Presiden Prabowo disebut tidak sekadar menunggu laporan, melainkan turut memonitor perkembangan setiap 12 jam melalui koordinator khusus.

Dukungan Publik dan Langkah MAKI

Boyamin menambahkan bahwa MAKI akan menjadi pemantau independen selama proses penuntutan berjalan. Pihaknya juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan bukti tambahan. “Ini momentum bersih-bersih. Kami tidak ingin ada kesan tebang pilih,” tegasnya.

Pernyataan tersebut langsung memicu gelombang dukungan di media sosial. Tagar #PrabowoBersihkanKorupsi merangkak naik ke daftar trending dalam satu jam terakhir, menandakan publik menaruh harapan besar pada transparansi kasus ini.

Sementara itu, pihak Kejaksaan Agung melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum menyatakan akan segera menetapkan tersangka baru jika ditemukan alat bukti yang cukup. “Kami bergerak berdasarkan fakta, bukan tekanan,” katanya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara di dua lokasi berbeda di Jakarta Selatan dan Bekasi. Perkembangan terbaru akan disampaikan dalam konferensi pers pukul 09.00 WIB esok hari.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User