Prabowo Akui Gaji Guru Kurang Baik, Komisi X DPR: Layaknya Minimal Rp 5 Juta

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara terbuka mengakui bahwa gaji yang diterima oleh para guru dan aparatur sipil negara (ASN) saat ini masih tergolong kurang baik. Dalam sebuah kesempa

Jul 07, 2026 - 23:55
0 0
Prabowo Akui Gaji Guru Kurang Baik, Komisi X DPR: Layaknya Minimal Rp 5 Juta

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara terbuka mengakui bahwa gaji yang diterima oleh para guru dan aparatur sipil negara (ASN) saat ini masih tergolong kurang baik. Dalam sebuah kesempatan, Prabowo menyebut bahwa kondisi tersebut tidak terlepas dari maraknya pencurian uang negara oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa praktik korupsi dan penyalahgunaan anggaran yang terus terjadi telah menguras kas negara serta berdampak langsung pada kesejahteraan para abdi negara, termasuk guru yang berperan vital dalam membangun sumber daya manusia Indonesia.

Pengakuan dari Presiden Prabowo itu sontak mendapat respons dari berbagai pihak, salah satunya Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian. Politisi tersebut menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan perhitungan matang terkait besaran gaji yang layak diterima oleh para pendidik. Menurutnya, angka yang paling ideal dan pas untuk menjamin kesejahteraan guru adalah minimal Rp 5 juta per bulan. Ia berharap pemerintah dapat menyikapi serius usulan ini sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Komisi X DPR: Rp 5 Juta Angka yang Layak

Lalu Hadrian menjelaskan bahwa nominal tersebut merupakan hasil kajian yang dilakukan Komisi X DPR dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kebutuhan hidup layak dan beban tanggung jawab profesi guru. Beritatercepat.com melaporkan, ia menekankan bahwa kesejahteraan guru harus menjadi perhatian utama karena mereka merupakan garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Kami sudah menghitung di Komisi X, minimal Rp 5 juta itu adalah angka yang layak atau nominal yang paling pas untuk kesejahteraan guru," ujar Lalu Hadrian di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026), seperti dikutip media kami.

Lebih lanjut, Lalu Hadrian menambahkan bahwa dengan besaran gaji tersebut, diharapkan para guru dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas pengajaran tanpa harus terbebani oleh masalah ekonomi. Ia menyebut bahwa saat ini banyak guru yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat gaji yang belum mencukupi, padahal tanggung jawab mendidik generasi penerus bangsa sangatlah besar.

Eradikasi Korupsi Jadi Kunci

Sebelumnya, Prabowo Subianto juga telah menyinggung pentingnya memberantas praktik pencurian uang negara untuk bisa meningkatkan gaji aparatur negara. Ia berkeyakinan bahwa apabila pengelolaan keuangan negara dapat dijaga dengan baik dan bebas dari korupsi, maka alokasi anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan ASN akan lebih longgar. Hal ini sekaligus menjadi harapan baru bagi jutaan guru di seluruh Indonesia yang telah lama menantikan kenaikan gaji yang signifikan dan berkeadilan demi masa depan pendidikan yang lebih baik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Reporter Teknologi. Reporter teknologi terkini dan rilis produk.

Comments (0)

User