Polri dan Jurnalis Perkuat Sinergi di Turnamen Padel
BARU SAJA — Suasana penuh semangat dan keakraban menyelimuti Padel Bhayangkara Cup 2026, turnamen yang mempertemukan personel Polri dan insan pers dalam satu arena. Ajang ini digelar untuk mempering...
BARU SAJA — Suasana penuh semangat dan keakraban menyelimuti Padel Bhayangkara Cup 2026, turnamen yang mempertemukan personel Polri dan insan pers dalam satu arena. Ajang ini digelar untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dan membangun komunikasi yang lebih erat antara dua pilar penting demokrasi.
Kick-off Penuh Semangat
Turnamen resmi dibuka beberapa menit lalu di kompleks olahraga modern kawasan Jakarta Selatan. Para peserta, yang terdiri dari perwira kepolisian dari berbagai satuan dan jurnalis dari puluhan media nasional, turun ke lapangan dengan mengenakan kostum tim yang mencerminkan identitas masing-masing institusi.
Kapolri dalam sambutannya menekankan bahwa kolaborasi dengan media bukan sekadar formalitas. "Ini adalah investasi kepercayaan publik," tegasnya. "Di lapangan padel, tidak ada jarak antara penyidik dan pencari berita. Yang ada hanya rekan yang saling mendukung."
Format Kompetisi dan Peserta
Pertandingan menggunakan sistem ganda campuran yang mewajibkan setiap tim terdiri dari satu anggota Polri dan satu jurnalis. Aturan ini dirancang untuk memaksa terciptanya komunikasi langsung, strategi bersama, dan saling pengertian di lapangan.
- Total 32 tim dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan 25 organisasi media.
- Pertandingan berlangsung dalam dua babak: penyisihan dan final.
- Hadiah utama: piala bergilir dan beasiswa pelatihan jurnalistik investigasi.
- Dewan juri terdiri dari tokoh olahraga nasional dan pimpinan redaksi senior.
Lebih dari Sekadar Olahraga
Padel Bhayangkara Cup 2026 tidak hanya mencatat skor dan kemenangan. Event ini menjadi titik temu emosional yang langka. Terlihat jurnalis senior berbagi tips menahan smash dengan perwira muda, sementara anggota Brimob dan reporter kriminal tertawa bersama setelah pertandingan sengit.
Seorang jurnalis televisi yang enggan disebutkan namanya mengaku, "Biasanya kami bertemu saat ada konferensi pers insiden. Sekarang kami bisa saling melihat dari sisi manusiawi."
Komitmen Jangka Panjang
Panitia mengonfirmasi bahwa turnamen ini akan menjadi agenda tahunan. Setiap polda diwajibkan mengirimkan perwakilannya, dan media-media lokal akan dilibatkan di edisi mendatang. UPDATE: Direktur Humas Polri menyatakan bahwa pertemuan serupa akan segera dilaksanakan di 10 kota besar lainnya sepanjang tahun ini.
"Kami ingin konsep 'No Viral No Justice' bergeser menjadi 'We're In This Together'," ujarnya. "Percaya atau tidak, satu set padel bisa menyelesaikan banyak miskomunikasi."
Turnamen dijadwalkan berakhir sore ini dengan seremoni penutupan yang dihadiri pimpinan redaksi nasional. KONFIRMASI: Seluruh hasil pertandingan akan disiarkan langsung melalui kanal resmi Divisi Humas Polri dan media partner, memastikan transparansi dan kebersamaan terus terjaga hingga titik terakhir.
Baca juga:
Comments (0)