Polisi Tangkap Otak Perampokan Berdarah Swalayan Bengkuring Usai 4 Kali Ganti Baju

SAMARINDA — Aksi brutal di Toko Swalayan Anas, Jalan Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Timur, akhirnya terkuak seluruh jaringannya. Polresta Samarinda mer

Jul 09, 2026 - 20:26
0 0
Polisi Tangkap Otak Perampokan Berdarah Swalayan Bengkuring Usai 4 Kali Ganti Baju

SAMARINDA — Aksi brutal di Toko Swalayan Anas, Jalan Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Timur, akhirnya terkuak seluruh jaringannya. Polresta Samarinda meringkus otak perampokan sadis yang sempat membuat warga gempar. Tersangka utama, sebut saja HS, ditangkap dalam pelarian dramatis setelah 4 kali berganti kostum dalam 24 jam untuk mengelabui petugas. Kejadian berlangsung cepat pada pukul 03.30 WITA saat dua karyawan tengah membuka kunci rolling door. Tiba-tiba tiga pria bertopeng menyergap dengan golok dan linggis, langsung menghantam korban tanpa ampun.

Perampokan berdarah itu menewaskan seorang karyawan minimarket dan melukai satu lainnya. Kawanan bersenjata tajam ini menggasak uang tunai puluhan juta rupiah dan rokok. Polisi langsung membentuk tim khusus dan berhasil menangkap 3 eksekutor lapangan dalam waktu 48 jam. Namun, otak pelaku—yang diduga sebagai perencana dan pemodal—terus berkeliaran dengan taktik licin: berganti pakaian di empat lokasi berbeda, mulai dari baju seragam toko, kaos oblong, kemeja batik, hingga jaket ojol.

Kronologi Pelarian:

  • Lokasi 1: Usai kejadian, HS melarikan diri memakai seragam toko untuk menyamar sebagai karyawan biasa.
  • Lokasi 2: Di sebuah rumah kos di Samarinda Utara, ia mengganti pakaian dengan kaos oblong dan celana pendek, meninggalkan seragam.
  • Lokasi 3: Di kawasan Sungai Kunjang, HS memakai kemeja batik untuk menyatu dengan warga sekitar.
  • Lokasi 4: Terakhir, ia menyamar sebagai driver ojek online dengan jaket hijau, namun geraknya terendus oleh tim intelijen.

“Dia kira dengan empat kali ganti baju bisa menghilang. Tapi jejak digital dan keterangan saksi mengarah ke persembunyiannya,” kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan di sebuah rumah kontrakan di Samarinda Seberang.

Analisis: Potret Pengejaran di Era Kamera dan Intelijen Digital

Ganti pakaian berkali-kali adalah trik klasik buron yang masih diandalkan pelaku jalanan. Namun, era CCTV publik, kamera warga, dan patroli siber membuat pola ini semakin mudah dipatahkan. Menurut pengamat kriminologi Universitas Mulawarman, dr. Andi Firdaus, “Pelaku sering kali meremehkan kekuatan integrasi data kepolisian modern. Ganti baju hanya menunda, bukan menggagalkan penangkapan.”

Perbandingan Taktik Buron: Perampokan Bengkuring vs Kasus Lain di 2025
KasusModus PenyamaranMasa BuronHasil
Perampokan Swalayan BengkuringGanti baju 4 kali7 hariTertangkap
Perampokan Minimarket Palaran (Maret 2025)Ganti plat nomor sepeda motor3 hariTertangkap

Data internal Polresta Samarinda menunjukkan, 90% buron kasus perampokan berhasil ditangkap dalam sepekan terakhir berkat kolaborasi rekaman CCTV dan patroli.

Saat ini, tersangka HS dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. Polisi masih mendalami kemungkinan jaringan lain yang terlibat.

Dengan penangkapan ini, warga Bengkuring bisa sedikit lega. Namun polisi mengimbau agar pemilik minimarket meningkatkan sistem pengamanan, terutama di jam rawan menjelang subuh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User