Polda Metro Jaya Pamerkan Puluhan Miliar Hasil Sitaan Korupsi dan TPPU
BREAKING — Polda Metro Jaya baru saja mengungkap hasil sitaan mengejutkan dari kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Jumat (10/7/2026). Puluhan miliar rupiah dalam bentuk aset mewah...
BREAKING — Polda Metro Jaya baru saja mengungkap hasil sitaan mengejutkan dari kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Jumat (10/7/2026). Puluhan miliar rupiah dalam bentuk aset mewah dipamerkan langsung di Mapolda Metro Jaya.
Aset Mewah Terpajang di Lobi Utama
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi barang bukti tersebut merupakan akumulasi pengungkapan sepanjang semester pertama 2026. Uang tunai, perhiasan, kendaraan mewah, hingga properti menjadi bukti keberhasilan tim penyidik.
- Uang tunai Rp 14,7 miliar dalam berbagai mata uang
- 12 unit mobil mewah termasuk Lamborghini dan Alphard
- 5 kilogram emas batangan dan 120 perhiasan berlian
- 3 sertifikat tanah di Jakarta Selatan senilai total Rp 28 miliar
- 12 jam tangan mewah merek Rolex, Patek Philippe, dan Richard Mille
Sitaan Terkait Tiga Kasus Besar
Menurut keterangan Kombes Budi, sitaan ini berasal dari tiga kasus besar yang melibatkan pejabat publik dan pengusaha swasta. Modus pencucian uang dilakukan dengan membeli aset atas nama orang lain dan mendirikan perusahaan fiktif.
"Ini hasil kerja keras penyidik. Nilai total penyitaan mencapai lebih dari Rp 80 miliar," tegas Budi di hadapan awak media. Ia menambahkan, pihaknya masih memburu dua tersangka lain yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Barang Bukti Akan Dilelang Negara
Sesuai prosedur, seluruh aset sitaan akan melalui proses hukum. Jika berkekuatan hukum tetap, barang bukti tersebut akan dilelang untuk negara. Budi menekankan, pengungkapan ini adalah bukti komitmen Polda Metro Jaya memberantas korupsi di Ibu Kota.
"Kami tidak akan berhenti. Korupsi dan pencucian uang adalah kejahatan luar biasa yang harus dilawan tanpa kompromi," tutupnya. Publik diimbau melapor jika mencurigai adanya indikasi korupsi atau gaya hidup pejabat yang tidak wajar.
Konferensi pers tersebut diakhiri dengan sesi pemotretan barang bukti yang dijaga ketat aparat bersenjata lengkap.
Baca juga:
Comments (0)