PM Inggris Keir Starmer Dikabarkan Bakal Mundur Senin Besok

London – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dikabarkan akan mengundurkan diri pada Senin besok. Meski demikian, sumber pemerintah Inggris menegaskan Starmer masih fokus menjalankan tugasnya dan b

Jul 06, 2026 - 14:16
0 0
PM Inggris Keir Starmer Dikabarkan Bakal Mundur Senin Besok

London – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dikabarkan akan mengundurkan diri pada Senin besok. Meski demikian, sumber pemerintah Inggris menegaskan Starmer masih fokus menjalankan tugasnya dan belum ada pengumuman resmi. Informasi yang dihimpun media kami dari berbagai sumber di London menyebutkan, kabar pengunduran diri itu mencuat setelah sebuah laporan media lokal menyebut posisi Starmer semakin terpojok.

Ancaman terhadap kepemimpinan Starmer telah meningkat secara bertahap selama beberapa bulan terakhir. Situasi kian memanas pada Jumat (19/6) ketika saingan politiknya, Andy Burnham, berhasil memenangkan kursi di parlemen yang dinilai krusial. Kemenangan itu membuka jalan bagi Burnham untuk secara resmi melancarkan tantangan kepemimpinan, sebuah mekanisme yang dapat menggoyahkan posisi perdana menteri dari Partai Buruh tersebut.

Kemenangan Burnham dan Dampaknya

Kursi parlemen yang dimenangkan Burnham dipandang sebagai “trigger seat” atau kursi pemicu yang memungkinkan ia menggalang dukungan untuk menggulingkan Starmer. Dalam sistem politik Inggris, tantangan kepemimpinan internal biasanya diajukan setelah sejumlah anggota parlemen dari partai yang berkuasa menyerahkan surat ketidakpercayaan. Dengan tambahan kursi ini, Burnham diyakini telah mencapai ambang batas minimal dukungan yang diperlukan.

Beberapa analis politik yang dihubungi media kami menilai bahwa tekanan terhadap Starmer sebenarnya sudah berakar sejak kebijakan domestiknya menuai kritik, terutama dalam penanganan biaya hidup dan layanan kesehatan. Terlebih, hasil survei teranyar menunjukkan penurunan kepercayaan publik terhadap pemerintahannya.

Sikap Pemerintah dan Respons Kolega

Menanggapi spekulasi yang berkembang, seorang pejabat senior di Downing Street menegaskan bahwa Starmer tetap berkomitmen pada program kerjanya. Dalam pernyataan singkat yang dikutip media kami, pejabat itu mengatakan:

"Perdana Menteri sepenuhnya fokus pada tugas-tugas pemerintahan dan agenda reformasi yang tengah berjalan. Segala bentuk spekulasi tentang pengunduran diri tidak berdasar."

Namun, dari dalam Partai Buruh sendiri, sinyal perpecahan mulai terlihat. Sejumlah anggota parlemen dikabarkan telah melakukan pertemuan tertutup untuk membahas kemungkinan transisi kepemimpinan. Nama-nama seperti Yvette Cooper dan Shadow Chancellor Rachel Reeves ikut disebut sebagai figur potensial yang bisa muncul dalam kontestasi internal jika Starmer benar-benar mundur.

Sementara itu, kubu oposisi dari Partai Konservatif memanfaatkan situasi ini untuk menekan pemerintah. Mereka menilai, jika kabar pengunduran diri itu benar, maka Inggris akan menghadapi krisis politik di tengah berbagai tantangan ekonomi dan geopolitik global. Hingga Minggu malam, belum ada konfirmasi langsung dari Starmer maupun tim komunikasinya mengenai rencana pengunduran diri tersebut. Publik dan parlemen kini menanti pengumuman resmi pada Senin besok yang dinilai akan menentukan arah politik Inggris selanjutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Reporter Teknologi. Reporter teknologi terkini dan rilis produk.

Comments (0)

User