PM Australia Minta Maaf Usai Komentar 'Kasar' tentang Kylie Minogue di Podcast

Jakarta - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese langsung menjadi sorotan publik setelah pernyataannya dalam sebuah podcast dianggap tidak pantas. Dalam perbincangan santai tersebut, Albanese sec

Jul 08, 2026 - 04:46
0 0
PM Australia Minta Maaf Usai Komentar 'Kasar' tentang Kylie Minogue di Podcast

Jakarta - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese langsung menjadi sorotan publik setelah pernyataannya dalam sebuah podcast dianggap tidak pantas. Dalam perbincangan santai tersebut, Albanese secara spontan menyebut nama superstar internasional Kylie Minogue ketika diminta bermain permainan yang mengandung unsur vulgar, memicu perdebatan di dunia maya dan memaksanya untuk segera menyampaikan permintaan maaf.

Kontroversi ini bermula dari episode terbaru siniar Bush Deep yang dipandu oleh Nikki Osborne. Dalam segmen ringan, Osborne menantang Albanese untuk memainkan permainan "shag, marry, date"—sebuah permainan populer di mana peserta harus memilih dengan siapa mereka akan berhubungan intim, menikah, atau sekadar berkencan. Tanpa pikir panjang, PM Albanese menjawab dengan menyebut nama Kylie Minogue untuk salah satu kategori tersebut.

Jawaban spontan itu sontak memicu reaksi beragam. Sejumlah warganet menilai komentar tersebut tidak pantas diucapkan oleh seorang pemimpin negara, terlebih terhadap figur publik sekaliber Minogue yang dikenal sebagai ikon musik dan budaya Australia. Tagar terkait pernyataan Albanese pun sempat ramai di platform media sosial, memaksa kantor perdana menteri bergerak cepat meredam kegaduhan.

"Saya tanpa ragu meminta maaf atas pernyataan saya dalam podcast itu. Itu adalah candaan yang kurang bijaksana dan saya sangat menyesal jika telah menyinggung banyak pihak, termasuk Kylie Minogue sendiri," ujar Albanese seperti dikutip dalam laporan media kami.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Albanese dalam konferensi pers singkat di Canberra. Ia menegaskan bahwa komentar itu tidak mencerminkan sosoknya sebagai pemimpin dan ia berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam setiap pernyataan publik, termasuk dalam format santai seperti siniar.

Pihak Kylie Minogue hingga berita ini ditulis belum memberikan tanggapan resmi. Namun, sejumlah kolega dekat penyanyi tersebut mengisyaratkan bahwa Minogue tidak mempermasalahkan insiden ini secara pribadi, meski memahami keresahan publik akan standar etika seorang pejabat tinggi.

Insiden ini membuka kembali diskusi tentang batasan antara humor dan etika bagi figur publik di Australia. Beberapa pengamat politik menilai, meskipun permainan tersebut sudah lazim di budaya pop, seharusnya Albanese menyadari posisinya sebagai kepala negara sehingga bisa memilih diksi yang lebih tepat.

Kontroversi ini terjadi di tengah upaya Albanese meredam kritik atas berbagai kebijakan domestik. Dengan permintaan maaf yang cepat dan tanpa keraguan, ia berharap isu ini tidak mengalihkan perhatian dari agenda-agenda penting pemerintahan yang sedang berjalan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Reporter Teknologi. Reporter teknologi terkini dan rilis produk.

Comments (0)

User