Plt Bupati Cilacap Beber Temuan 100 Titik SPPG Fiktif, Ada yang di Kuburan

Jakarta - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkap temuan mengejutkan dalam pendataan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Cilacap. Berda

Jul 08, 2026 - 05:42
0 0
Plt Bupati Cilacap Beber Temuan 100 Titik SPPG Fiktif, Ada yang di Kuburan

Jakarta - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkap temuan mengejutkan dalam pendataan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Cilacap. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, terungkap sekitar 100 titik SPPG diduga kuat fiktif dari total lebih dari 300 titik yang tercatat dalam data resmi.

Ammy menjelaskan bahwa temuan ini bermula setelah para kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pusat melakukan verifikasi lapangan secara menyeluruh. Hasilnya sangat mengejutkan, karena sejumlah titik yang terdaftar tidak memiliki bangunan ataupun aktivitas yang mendukung operasional SPPG. Bahkan, titik-titik tersebut berada di lokasi yang tidak lazim.

"Sudah muncul sekitar lebih kurang 300 titik lebih di Kabupaten Cilacap. Setelah didatangi oleh kepala SPPG yang ditunjuk oleh BGN pusat, kurang lebih ada 100 titik yang tidak ada bangunan apa pun. Ada yang di tengah hutan, ada yang di tengah sawah, ada yang di tengah kuburan," ujar Ammy saat memberikan keterangan, dikutip dari laporan media kami, Selasa (23/6/2026).

Penemuan ini sontak menjadi perhatian serius berbagai pihak. SPPG merupakan program strategis nasional yang bertujuan untuk memastikan pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan anak sekolah. Dengan adanya 100 titik fiktif, dikhawatirkan dana dan sumber daya yang seharusnya dialokasikan untuk program gizi justru tidak tepat sasaran.

Pihaknya menegaskan akan segera berkoordinasi dengan BGN pusat untuk menindaklanjuti temuan ini. Ammy mendorong agar segera dilakukan investigasi lebih mendalam guna mengusut bagaimana titik-titik fiktif tersebut bisa lolos verifikasi awal. Ia juga memastikan bahwa data yang valid akan menjadi dasar perbaikan agar program SPPG benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga Cilacap.

Sejauh ini, BGN pusat belum memberikan pernyataan resmi terkait temuan tersebut. Namun, publik berharap ada langkah cepat dan transparan untuk menertibkan data titik SPPG, sehingga tidak ada lagi anggaran negara yang mengalir ke lokasi "hantu" seperti kuburan, hutan, atau sawah. Temuan ini sekaligus menjadi alarm bagi daerah lain untuk melakukan audit serupa guna memastikan efektivitas program pemenuhan gizi nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User