JAKARTA — BARU SAJA: Penjabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memasuki kompleks Istana Kepresidenan sore ini. Ia dijadwalkan menggelar rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto. Momen ini mengejutkan karena tanpa agenda resmi yang dipublikasikan sebelumnya.
Yang semakin menguatkan spekulasi, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono terlihat tiba beberapa menit kemudian. Kehadiran dua tokoh kunci ekonomi ini memicu tafsiran adanya pembahasan darurat stabilitas moneter dan fiskal.
Kronologi Kedatangan
Berdasarkan pantauan di lokasi, berikut fakta-fakta kunci yang terekam:
- 14.30 WIB: Mobil dinas BI memasuki gerbang Istana Negara.
- Destry Damayanti turun dan langsung menuju ruang tunggu. Ia membawa map tebal berwarna merah.
- 14.42 WIB: Thomas Djiwandono tiba. Wamenkeu itu enggan berkomentar, hanya melambaikan tangan.
- 14.55 WIB: Pintu ruang rapat ditutup. Hingga berita ini diturunkan, pertemuan masih berlangsung.
Belum ada keterangan resmi dari BI maupun Kementerian Keuangan. Namun sumber internal menyebut rapat ini sebagai respons terhadap dinamika pasar keuangan beberapa hari terakhir.
Sinyal Penguatan Koordinasi Fiskal-Moneter
Kehadiran Thomas Djiwandono bukanlah kebetulan. Wamenkeu adalah keponakan Presiden Prabowo sekaligus arsitek utama kebijakan anggaran. Duet Destry-Thomas mencerminkan langkah cepat pemerintah menjaga harmoni bauran kebijakan. "Ini adalah sinyal kuat bahwa Istana tidak ingin ada kesenjangan antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan," ujar seorang analis yang enggan disebutkan namanya.
Sepekan terakhir, rupiah memang mengalami tekanan. Intervensi BI sudah dilakukan, namun pasar menunggu langkah fiskal konkret. Pertemuan ini diduga membahas opsi-opsi non-konvensional yang memerlukan persetujuan langsung Presiden.
Update Terkini
Hingga pukul 16.00 WIB, pertemuan masih berlangsung. Pasukan pengamanan Istana disiagakan penuh. Tidak ada jadwal Presiden lain yang dibatalkan, menandakan bahwa agenda ini sangat prioritas. Masyarakat dan pelaku pasar diminta tetap tenang dan tidak berspekulasi berlebihan.
Comments (0)