Aug 24, 2026
breaking

Kanit PPA Polres Luwu Utara Dicopot Usai Dugaan Penganiayaan

BARU SAJA — Kepolisian Resor (Polres) Luwu Utara mencopot seorang perwira dari jabatan Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA). Tindakan tegas ini diambil menyusul dugaan keras pengania...

Kanit PPA Polres Luwu Utara Dicopot Usai Dugaan Penganiayaan

BARU SAJA — Kepolisian Resor (Polres) Luwu Utara mencopot seorang perwira dari jabatan Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA). Tindakan tegas ini diambil menyusul dugaan keras penganiayaan terhadap seorang tahanan di lingkungan sel tahanan Polres.

UPDATE — Informasi yang dihimpun menyebutkan korban langsung dievakuasi ke rumah sakit setempat. Hingga berita ini diturunkan, tahanan tersebut masih menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang dialaminya.

Kronologi Insiden

Peristiwa yang mengguncang internal Polres Luwu Utara ini dilaporkan terjadi pada jam-jam sepi di area tahanan. Saksi mata yang berada di lokasi mengungkapkan detik-detik menegangkan saat dugaan tindak kekerasan itu berlangsung. Meski belum ada keterangan resmi, sumber kepolisian yang enggan disebut namanya membenarkan adanya insiden tersebut.

Begitu laporan pertama masuk, tim medis langsung diterjunkan. Korban dilarikan dalam kondisi darurat ke unit gawat darurat rumah sakit. "Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian," ujar seorang pejabat kepolisian.

Penyelidikan Propam

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Luwu Utara bergerak cepat. Sejumlah anggota polisi telah dimintai keterangan, termasuk rekan-rekan satu unit yang bertugas saat kejadian. Pemeriksaan juga menyasar tahanan lain yang berada di sel yang sama.

Berikut fakta-fakta kunci yang sudah dikonfirmasi:

  • Oknum polisi berpangkat perwira telah dicopot dari jabatan Kanit PPA.
  • Korban adalah seorang tahanan yang kini masih dirawat di rumah sakit.
  • Propam tengah menyelidiki dugaan penganiayaan secara maraton.
  • Pimpinan Polres menjamin proses hukum akan transparan.

"Kami tidak akan menutup-nutupi apa pun. Jika terbukti bersalah, sanksi terberat menanti," tegas pernyataan resmi Polres yang dikutip awak media.

Kondisi Terkini

Pantauan di lapangan menunjukkan suasana Polres Luwu Utara masih kondusif meski diwarnai ketegangan pasca insiden. Petugas siaga di setiap sudut, sementara keluarga korban disebut-sebut telah mendatangi rumah sakit untuk melihat langsung kondisi korban.

Hingga perkembangan terbaru, Propam terus mengumpulkan barang bukti dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar area sel. Rencananya, hasil penyelidikan awal akan disampaikan kepada Kapolres dalam waktu dekat. Publik menanti ketegasan institusi kepolisian dalam menangani kasus yang mencoreng nama baik pelindung masyarakat ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User