Deruan mesin kendaraan yang mengular panjang di sekitar kawasan elit dan pariwisata Center Point of Indonesia (CPI) Makassar kini berangsur terurai. Menjawab tingginya kebutuhan masyarakat serta wisatawan yang kerap terkendala antrean panjang pengisian bahan bakar, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengambil langkah cepat dengan mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) modular. Langkah strategis ini menjadi angin segar bagi kelancaran mobilitas di salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terpesat di Sulawesi Selatan tersebut.

Pemasangan SPBU modular ini dirancang khusus untuk memangkas waktu tunggu pengemudi yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM). Kawasan CPI yang memadukan destinasi wisata pantai, kuliner, dan pusat bisnis kerap mengalami lonjakan volume kendaraan, terutama pada akhir pekan dan jam-jam sibuk malam hari. Kehadiran unit pengisian fleksibel ini diharapkan mampu mendistribusikan titik suplai energi secara lebih merata tanpa harus mengandalkan SPBU konvensional terdekat yang kapasitasnya sudah sangat padat.
Solusi Cepat Urai Kepadatan Lalu Lintas
Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa pengoperasian SPBU modular merupakan inovasi layanan berbasis respons cepat untuk titik-titik krusial berdensitas tinggi. Berbeda dari konstruksi SPBU permanen yang memakan waktu bertahun-tahun, tipe modular dapat dipasang dalam waktu relatif singkat dengan standar keamanan yang setara.
"Kami terus memantau dinamika konsumsi BBM di titik-titik strategis seperti CPI Makassar. Kehadiran SPBU modular ini adalah bentuk nyata kehadiran Pertamina dalam memastikan ketersediaan pasokan BBM yang mudah diakses sekaligus mengurangi potensi kemacetan akibat antrean kendaraan," tegas perwakilan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Fasilitas ini terutama menyediakan produk BBM non-subsidi berkualitas tinggi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo, serta layanan Dex Series. Karakteristik konsumen di kawasan CPI yang didominasi kendaraan modern berteknologi tinggi menjadikan penyediaan BBM ramah lingkungan dan beroktan tinggi ini sangat mendesak.
Analisis Perbandingan SPBU Konvensional dan SPBU Modular
Untuk memahami efektivitas langkah penyedia energi nasional ini, berikut adalah perbandingan teknis antara SPBU konvensional dengan SPBU modular yang dihadirkan di kawasan CPI Makassar:
| Parameter Perbandingan | SPBU Konvensional | SPBU Modular CPI |
|---|---|---|
| Waktu Pembangunan | 6 hingga 12 Bulan | 1 hingga 3 Minggu |
| Kapasitas Tangki | 30.000 - 60.000 Liter | 3.000 - 10.000 Liter |
| Fleksibilitas Lokasi | Permanen / Tak Dapat Dipindah | Portabel / Dapat Dipindahkan |
| Fokus Utama Service | Penjualan Massal Regulasi Panjang | Taktis Urai Antrean & Respon Cepat |
Respons Positif Masyarakat dan Dampak Ekonomi
Langkah taktis ini langsung mendapat sambutan hangat dari warga setempat maupun para pelaku usaha transportasi di Kota Makassar. Beberapa pengendara mengaku tidak perlu lagi membuang waktu hingga puluhan menit hanya untuk mendapatkan pengisian BBM di jalan-jalan protokol terdekat.
Seorang warga lokal yang kerap beraktivitas di area CPI mengungkapkan rasa leganya. "Biasanya kalau akhir pekan mau masuk CPI antreannya parah sekali sampai meluber ke jalan utama. Dengan adanya SPBU modular ini, kita bisa langsung isi BBM tanpa bikin macet pengguna jalan lain," tuturnya penuh apresiasi.
Pertamina juga memastikan bahwa sistem operasional pada unit pengisian modular ini mengedepankan asas Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara ketat. Meskipun berukuran lebih kompak, sarana pemadam kebakaran, sensor kebocoran, hingga sistem pembayaran digital yang terintegrasi tetap tersedia penuh guna menjamin keamanan dan kenyamanan bertransaksi.
Dengan hadirnya inovasi ini, Pertamina berharap arus lalu lintas di kawasan CPI Makassar tetap mengalir lancar, mendukung roda perekonomian pariwisata daerah, serta memberikan pengalaman pengisian bahan bakar yang makin praktis dan modern bagi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.
Untuk mengatasi antrean panjang pengisian BBM di kawasan pariwisata dan bisnis CPI Makassar, Pertamina Patra Niaga mengambil langkah taktis dengan menambah SPBU Modular. Langkah ini terbukti efektif memangkas waktu tunggu kendaraan. Baca selengkapnya di Beritatercepat.com!
Comments (0)