Sep 17, 2026
Sulawesi Selatan

Makassar Catat Kenaikan Berat Badan Anak Stunting Lewat Program PKK

Pemerintah Kota Makassar melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) mencatat tren positif dalam upaya penanganan tengkes atau s

Makassar Catat Kenaikan Berat Badan Anak Stunting Lewat Program PKK

Pemerintah Kota Makassar melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) mencatat tren positif dalam upaya penanganan tengkes atau stunting. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi berkala, sejumlah anak penerima manfaat program pemenuhan gizi terpadu mengalami peningkatan berat badan (BB) yang signifikan.

Intervensi pemberian makanan bergizi secara terstruktur ini menjadi salah satu instrumen penting Pemkot Makassar untuk menekan angka prevalensi gagal tumbuh kembang anak akibat malnutrisi kronis.

Tahapan Implementasi Program Intervensi Gizi

Program pemberian makanan tambahan bagi balita berisiko stunting di Makassar dijalankan secara terintegrasi bersama kader posyandu, puskesmas, dan aparatur kelurahan. Berikut adalah rangkaian implementasi program yang telah berjalan:

  1. Pendataan dan Skrining Awal: Kader posyandu melakukan pengukuran antropometri menyeluruh mencakup berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan atas guna menetapkan balita prioritas sasaran.
  2. Distribusi Paket Makanan Bergizi: TP-PKK menyalurkan menu kaya protein hewani dan mikronutrien yang disiapkan khusus sesuai standar kecukupan gizi anak balita.
  3. Pemantauan Harian dan Mingguan: Para kader mendampingi langsung orang tua untuk memastikan makanan dikonsumsi tepat waktu serta mencatat respons adaptasi anak.
  4. Evaluasi Medis Berkala: Petugas kesehatan puskesmas memeriksa kurva pertumbuhan anak secara bertahap pada Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak).

Hasil Evaluasi: Berat Badan Anak Tunjukkan Kenaikan Terukur

Dari pemantauan intensif di beberapa kelurahan fokus, mayoritas anak yang rutin menerima pendampingan dan asupan nutrisi tambahan menunjukkan kurva pertumbuhan yang membaik. Peningkatan berat badan berkisar antara 200 hingga 500 gram dalam periode observasi bulanan, tergantung kondisi metabolik dan riwayat kesehatan masing-masing anak.

"Peningkatan berat badan ini merupakan indikator penting bahwa intervensi yang kami lakukan mulai menunjukkan hasil nyata. Kami memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi seimbang, terutama pemenuhan protein hewani seperti telur, ikan, dan daging," ujar perwakilan TP-PKK Makassar.

Faktor keberhasilan program ini didukung oleh kepatuhan orang tua dalam menerapkan pola asuh nutrisi yang benar di rumah. Selain pembagian makanan, kader PKK juga gencar mengedukasi masyarakat terkait sanitasi lingkungan dan praktik pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif.

Strategi Jangka Panjang Menuju Bebas Stunting

Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjaga kesinambungan program pencegahan stunting agar target penurunan angka prevalensi nasional dapat tercapai optimal. Beberapa langkah lanjutan yang disiapkan mencakup:

  • Penguatan konvergensi program antardinas, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
  • Penyediaan suplemen zat besi bagi calon pengantin dan ibu hamil guna mencegah risiko anemia sejak dini.
  • Optimalisasi pemanfaatan pangan lokal bergizi tinggi yang terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dengan monitoring ketat dan kolaborasi lintas sektor, Pemkot Makassar optimistis tren kenaikan berat badan ini akan berlanjut hingga anak-anak tersebut sepenuhnya keluar dari kategori risiko stunting.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User