Penemuan Mayat di Saladdin Mansion, Polisi Buru Pelaku

Sesosok mayat pria ditemukan tewas di dalam unit apartemen Saladdin Mansion, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, pada Selasa pagi (25/6/2024

Jul 08, 2026 - 04:06
0 0
Penemuan Mayat di Saladdin Mansion, Polisi Buru Pelaku
Sesosok mayat pria ditemukan tewas di dalam unit apartemen Saladdin Mansion, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, pada Selasa pagi (25/6/2024). Penemuan menggegerkan ini langsung ditangani jajaran Satreskrim Polres Metro Depok dengan memeriksa sejumlah saksi dan menggelar olah TKP. Berikut poin-poin kunci yang berhasil dihimpun Beritatercepat: - Waktu kejadian: Selasa, 25 Juni 2024, sekitar pukul 08.30 WIB. - Lokasi: Unit 12B lantai 7 Apartemen Saladdin Mansion, Jalan Margonda Raya, Depok. - Korban: Pria dewasa, diperkirakan berusia 30–35 tahun, belum teridentifikasi—tak ada kartu identitas di TKP. - Kondisi jasad: Terlentang di ruang tamu, terdapat bekas jeratan di leher dan sejumlah luka memar di lengan kanan, diduga akibat kekerasan. - Barang bukti awal: Sebilah pisau dapur yang diduga alat pengancam, beberapa helai rambut asing, dan botol minuman beralkohol. - Status penyelidikan: Masuk dalam tahap penyidikan, polisi memburu pelaku yang hingga kini belum teridentifikasi.

Kronologi Penemuan Jasad

Kejadian bermula di tengah malam, saat penghuni apartemen lain mendengar suara gaduh dari unit 12B. Beritatercepat merangkum urutan kejadian berdasarkan keterangan saksi dan pihak kepolisian:
  1. Pukul 02.00 WIB – Sejumlah penghuni mendengar suara teriakan dan barang pecah dari unit 12B. Seorang tetangga sempat mengirim pesan ke pengelola apartemen, tetapi baru ditanggapi pagi harinya.
  2. Pukul 06.00 WIB – Petugas kebersihan yang melintas di depan unit 12B mencium aroma menyengat. Ia segera melaporkan temuan tersebut ke manajemen apartemen.
  3. Pukul 08.00 WIB – Pengelola apartemen mencoba menghubungi penghuni melalui telepon dan interkom, tetapi tidak ada respons. Mereka memutuskan untuk memanggil satpam.
  4. Pukul 08.15 WIB – Dua orang satpam tiba di depan pintu unit 12B. Mereka mengetuk dan membunyikan bel berulang kali, namun pintu tetap tertutup rapat dari dalam.
  5. Pukul 08.30 WIB – Menggunakan kunci master dan alat bantu, petugas akhirnya berhasil membuka pintu. Di ruang tamu, mereka menemukan seorang pria sudah tak bernyawa dalam posisi terlentang, dengan luka-luka di tubuhnya.

Temuan di Tempat Kejadian

Setelah pihak kepolisian tiba di lokasi, tim Inafis Polres Metro Depok langsung melakukan gelar perkara. Dari hasil olah TKP sementara, petugas menemukan sejumlah barang bukti penting. Pintu unit ditemukan dalam keadaan terkunci dari dalam, tanpa tanda-tanda pembobolan. Di samping jasad korban, terdapat sebilah pisau dapur sepanjang 20 sentimeter yang tergeletak di bawah sofa. Di dinding ruang tamu, terlihat bercak darah yang sudah mengering. Tim forensik juga mengamankan dua helai rambut berwarna pirang yang diduga bukan milik korban serta botol minuman beralkohol setengah kosong di meja. Polisi tidak menemukan telepon genggam, dompet, atau identitas apa pun; korban saat itu hanya mengenakan kaus oblong dan celana pendek.

Respons Kepolisian dan Langkah Selanjutnya

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Andi Supriadi, menyatakan bahwa kasus ini diduga kuat sebagai tindak pidana pembunuhan. “Bekas jeratan di leher dan luka pertahanan di tangan menandakan korban sempat melakukan perlawanan,” ujarnya di lokasi. Pihaknya telah memeriksa enam orang saksi, termasuk tetangga korban, petugas kebersihan, dan satpam yang pertama kali masuk.

Autopsi dan Identifikasi Korban

Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diautopsi guna memastikan penyebab pasti kematian dan waktu kematian. Polisi berharap hasil autopsi bisa mengungkap apakah korban tewas akibat jeratan atau sebab lain. Tim DVI (Disaster Victim Identification) juga tengah melakukan pencocokan sidik jari dan DNA karena tidak ada identitas di lokasi. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa agar segera melapor.

Perburuan Pelaku

Saat ini, Satreskrim Polres Metro Depok masih memburu pelaku. Polisi tengah memeriksa rekaman CCTV di lobi apartemen dan lift untuk mendeteksi orang yang keluar-masuk sekitar waktu kejadian. Dua orang yang terekam kamera pada dini hari sedang dimintai keterangan. “Kami telah mengantongi petunjuk awal, termasuk kendaraan yang digunakan pelaku kabur,” ungkap Kompol Andi. Belum ada tersangka yang ditetapkan, namun polisi optimistis dapat meringkus pelaku dalam waktu dekat. Kasus ini menjadi perhatian warga Saladdin Mansion yang mengaku khawatir dengan keamanan apartemen. Manajemen apartemen berjanji akan meningkatkan sistem pengamanan dan memperketat akses keluar-masuk penghuni. UPDATE: Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengembangan kasus. Beritatercepat akan terus memantau perkembangan penyelidikan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User