Irfan Hakim Rayakan 19 Tahun Pernikahan Sekaligus Khitan Anak Bungsu
JAKARTA — Kabar bahagia melesat dari kediaman presenter serba bisa Irfan Hakim. Bukan hanya satu, melainkan dua momen sakral yang ia rayakan secara bersama
JAKARTA — Kabar bahagia melesat dari kediaman presenter serba bisa Irfan Hakim. Bukan hanya satu, melainkan dua momen sakral yang ia rayakan secara bersamaan: peringatan 19 tahun pernikahan dengan sang istri dan khitan anak bungsunya. Kabar ini ia bagikan sendiri melalui akun Instagram pribadinya, langsung menyita perhatian warganet dan kolega artis.
Unggahan tersebut langsung diserbu ribuan komentar hanya dalam hitungan menit, menandakan betapa figur Irfan Hakim tetap menggema kuat di ranah hiburan Tanah Air. Publik diajak masuk ke dalam nuansa haru, bahagia, dan penuh syukur yang terpancar dari setiap potret yang dibagikan.
Pernikahan 19 Tahun: Pilar Kokoh di Tengah Hiruk Pikuk Hiburan
Di industri hiburan yang serba cepat dan acap dipenuhi spekulasi, Irfan Hakim membuktikan bahwa rumah tangga bisa menjadi benteng ketenangan. Ia dan istri, Della Sabrina, telah mengarungi dua dekade hampir penuh. Angka 19 tahun bukan sekadar hitungan kalender, melainkan jejak perjalanan cinta, kompromi, dan pendewasaan bersama.
Irfan menyelipkan foto-foto lawas yang membawa pengikutnya bertandang ke masa lalu. Dari potret pernikahan sederhana hingga potongan momen sederhana di teras rumah, narasi visualnya berbisik tentang komitmen yang tak lekang oleh gosip. “Ini bukan soal pesta atau hadiah besar, tapi soal konsistensi untuk terus bersama,” begitu kira-kira pesan yang tersirat dari keterangan singkat yang ditulisnya.
Teman-teman selebriti pun bereaksi cepat. Dari komentar singkat penuh emoji hingga doa-doa panjang, mereka menempatkan perayaan ini sebagai benchmark langka di kalangan publik figur. Sebab tidak banyak yang mampu mempertahankan rumah tangga hampir dua dasawarsa di bawah sorot lampu panggung sekaligus menjaga privasi tetap utuh.
Khitan Anak Bungsu: Menyulam Tradisi, Melabuhkan Doa
Di momen yang sama, Irfan Hakim juga menggelar acara khitan bagi putra bungsunya. Acara ini dihelat dengan khidmat, mengombinasikan syariat Islam dan kearifan lokal yang kental. Si kecil tampak mengenakan busana muslim serbabesar dengan senyum berani yang memikat.
Tidak ada riuh panggung atau hiburan berlebihan. Yang tampak justru suasana teduh: keluarga besar berdatangan, lantunan selawat mengudara, dan doa-doa dilangitkan. Irfan memilih merayakan khitan ini dalam lingkup sejuk keluarga, jauh dari hingar-bingar awak kamera yang kerap mengekorinya saat bekerja.
Bagi Irfan, khitan bukan sekadar ritual fisik. Di balik prosesi ini ia menyelipkan harapan besar akan masa depan anaknya. “Setiap anak adalah amanah, dan setiap amanah memerlukan ikhtiar lahir-batin. Khitan adalah langkah awal membersihkan sekaligus memperkenalkan anak pada makna syukur,” kira-kira pesan yang bisa ditangkap dari unggahan penuh makna itu.
Momen khitan yang berbarengan dengan peringatan pernikahan seolah menjadi simbol sempurna: cinta kepada pasangan yang terus merekah, dan cinta kepada keturunan yang terus ditautkan dalam iman. Nyaris tidak ada celah bagi kesedihan di hari itu—semua wajah terbingkai senyum, mata berbinar, dan pelukan tak terhitung.
Dengan dua acara yang melebur jadi satu, Irfan Hakim tidak hanya mengabarkan berita, tetapi juga mengajarkan bahwa prioritas tertinggi selebritas tetaplah keluarga. Di tengah gempuran rating, jadwal syuting, dan tuntutan konten, ia masih menyediakan ruang terbaik untuk cinta dan doa.
Warganet pun ramai menulis, “Keluarga adalah akar dari segalanya. Selamat, Bang Irfan!” dan “Semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah selamanya.” Dukungan ini kian mengukuhkan bahwa di mata publik, Irfan Hakim bukan sekadar entertainer, melainkan juga panutan rumah tangga.
Comments (0)