Pekerja Tewas Terjepit Lift Barang di Pertokoan Roxy Mas
Seorang pekerja gudang tewas mengenaskan setelah terjepit lift barang di kawasan pertokoan Roxy Mas, Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/3/2025). Korban
Seorang pekerja gudang tewas mengenaskan setelah terjepit lift barang di kawasan pertokoan Roxy Mas, Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/3/2025). Korban yang diketahui bernama Andi Saputra (29) mengalami luka parah di bagian dada dan kepala akibat tekanan mekanis lift yang tiba-tiba turun dari lantai 3 ke lantai 2. Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, saat korban bersama rekannya sedang menurunkan kardus berisi peralatan elektronik dari lantai atas.
Menurut saksi mata, Suryadi, korban sedang bersiap mengeluarkan barang dari lift ketika pintu lift terbuka di lantai 3. Tiba-tiba, tanpa peringatan, lift meluncur turun dengan cepat. "Saya dengar suara keras seperti benturan besi, lalu teriakan. Waktu saya lihat, badan Andi sudah setengah masuk di celah lift. Darah di mana-mana," ujarnya dengan nada trauma.
Kronologi Kejadian
Insiden maut ini bermula saat korban, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh angkut, diminta mengangkut kardus berisi televisi dari gudang di lantai 3 menuju area parkir di lantai dasar. Berdasarkan keterangan polisi, kronologi dapat disusun sebagai berikut:
- Pukul 14.10 WIB: Andi dan tiga rekannya tiba di lantai 3 dan mulai memuat barang ke dalam lift barang berkapasitas 1 ton. Lift tersebut merupakan jenis barang terbuka dengan pintu geser manual.
- Pukul 14.25 WIB: Selesai memuat, Andi menekan tombol lantai dasar. Lift bergerak normal menuju lantai 2, sesuai alur logistik gudang.
- Pukul 14.29 WIB: Sesampai di lantai 2, pintu lift terbuka. Andi melangkah masuk untuk menata ulang posisi kardus yang miring. Saat itulah, secara mendadak lift kehilangan daya dan meluncur turun.
- Pukul 14.30 WIB: Tubuh Andi masih ada di ambang pintu lift lantai 2, sementara lift melorot ke lantai 1. Dada dan kepalanya terjepit antara dinding lift dan lantai beton. Rekan kerja berusaha menghentikan lift, namun gagal.
- Pukul 14.35 WIB: Petugas keamanan setempat mematikan aliran listrik darurat dan memanggil ambulans. Korban dievakuasi setelah 20 menit, namun nyawanya tidak tertolong.
Polisi menyita black box lift dan mengamankan petugas pemeliharaan untuk dimintai keterangan. "Dugaan sementara, sistem rem darurat lift tidak berfungsi akibat seling baja yang putus. Kami masih menunggu hasil uji laboratorium mekanik," kata Kompol Arif Rachman saat dihubungi di lokasi.
Respons dan Investigasi Keamanan
Pihak manajemen Roxy Mas langsung menggelar rapat internal dan menghentikan operasional seluruh lift barang di gedung tersebut hingga proses audit selesai. General Manager Roxy Mas, Hendra Surya, menyatakan belasungkawa dan berjanji menanggung seluruh biaya pemulasaraan jenazah serta memberikan santunan kepada keluarga korban. "Ini musibah yang sangat kami sesali. Kami akan investigasi menyeluruh dan memperbaiki semua standar keselamatan lift," ujarnya.
Pengamat keselamatan kerja dari Universitas Indonesia, Dr. Irwan Setiawan, menilai insiden ini bisa dicegah bila ada pemeriksaan rutin. "Menurut data Kemnaker, 40% kecelakaan lift di tempat kerja disebabkan kurangnya pemeliharaan komponen rem dan tali baja. Seharusnya setiap lift barang menjalani pemeriksaan setiap 6 bulan oleh perusahaan berlisensi. Kalau seling sudah aus, wajib diganti," katanya.
Polsek Gambir telah menaikkan status kasus menjadi penyelidikan dan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta untuk menelusuri potensi pelanggaran standard operating procedure (SOP). Sejumlah CCTV di sekitar lift menunjukkan korban tidak menggunakan alat pelindung diri lengkap, yang akan menjadi bahan evaluasi lebih lanjut.
Belajar dari Tragedi
Keluarga korban, yang tinggal di kawasan Cengkareng, berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar pengelola pusat perbelanjaan lebih serius merawat fasilitas angkut. Siti, istri korban, menangis saat menceritakan bahwa suaminya baru sebulan bekerja di toko tersebut. "Dia cari rezeki halal, tapi pulangnya jadi begini. Saya cuma minta keadilan," tuturnya.
Selama tahun 2024, Dinas Perindustrian dan Energi DKI mencatat 12 kecelakaan lift di Jakarta, tiga di antaranya berakibat fatal. Mayoritas terjadi di gedung komersial tua yang belum memperbarui instalasi sesuai SNI 03-6574-2001 tentang lift barang. Kejadian di Roxy Mas menambah panjang daftar gelap sekaligus menekan pihak berwenang untuk memperketat pengawasan.
[SOCIAL_TWEET]: Ngeri! Pekerja gudang tewas terjepit lift barang di Roxy Mas Jakarta. Lift tiba-tiba meluncur saat korban menurunkan kardus. Polisi selidiki dugaan rem darurat rusak. Insiden ini jadi alarm genting soal perawatan lift di gedung komersial. #KecelakaanKerja #RoxyMas #KeselamatanKerja[SOCIAL_TG]: 🆘 Kecelakaan maut di Roxy Mas, Jakarta Pusat. Seorang pekerja tewas terjepit lift yang tiba-tiba meluncur ke bawah. Polisi dalami kelalaian perawatan. Selengkapnya di sini.
Comments (0)