3,37 Ton Ganja Asal Thailand Digagalkan, Voli U18 Indonesia vs Jepang Digelar
Dua peristiwa penting mewarnai akhir pekan ini: penggagalan penyelundupan narkotika dalam skala besar oleh Bea Cukai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN)
Dua peristiwa penting mewarnai akhir pekan ini: penggagalan penyelundupan narkotika dalam skala besar oleh Bea Cukai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), serta laga seru tim bola voli putri U18 Indonesia melawan Jepang di ajang AVC Girls' U18 Volleyball Championship.
Kronologi Penggagalan 3,37 Ton Bunga Mariyuana di Tanjung Priok
Bea Cukai dan BNN berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 3.371,4 kilogram atau sekitar 3,37 ton bunga/pucuk canabinoid marijuana asal Thailand yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Barang haram tersebut dikemas dalam puluhan koli yang disembunyikan di antara muatan legal sebuah kontainer.
Petugas gabungan yang telah mengantongi informasi intelijen melakukan pemindaian menyeluruh terhadap kontainer mencurigakan. Setelah ditemukan anomali pada citra X-ray, tim langsung membongkar muatan.
"Ini merupakan tangkapan terbesar tahun ini untuk jenis ganja kering. Kami menduga jaringan ini merupakan bagian dari sindikat internasional yang memanfaatkan rute pelayaran Asia Tenggara," ujar Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Priok dalam konferensi pers (14/10).
Modus dan Ancaman Hukuman
Modus yang digunakan adalah misdeclaration barang, yakni menyatakan isi kontainer sebagai komoditas legal seperti pakaian atau furnitur. Setibanya di Indonesia, narkoba rencananya akan didistribusikan ke kota-kota besar melalui jaringan kurir lokal.
Indonesia memiliki undang-undang narkotika yang sangat ketat. Para pelaku apabila terbukti bersalah terancam pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda maksimal Rp10 miliar.
- Jumlah tangkapan: 3.371,4 kg (3,37 ton)
- Asal: Thailand
- Jalur masuk: Pelabuhan Tanjung Priok
- Pelaku yang diamankan: masih dalam pengembangan
Laga Hidup-Mati Indonesia vs Jepang di AVC U18
Sementara itu, di dunia olahraga, Timnas Bola Voli Putri U18 Indonesia akan melakoni partai krusial melawan Jepang dalam lanjutan AVC Girls' U18 Volleyball Championship. Pertandingan yang disiarkan langsung melalui platform Vidio ini menjadi penentu langkah Garuda Muda ke babak selanjutnya.
Pelatih kepala optimistis dengan persiapan tim. Dalam wawancara terpisah, ia menyatakan, "Anak-anak sudah menjalani pemusatan latihan intensif. Kami mempelajari kekuatan Jepang yang mengandalkan servis keras dan blok rapat, tapi kami punya strategi untuk meredamnya."
Statistik dan Harapan
Indonesia datang dengan modal kemenangan atas Filipina di laga sebelumnya, sementara Jepang belum terkalahkan di grup. Berdasarkan statistik sementara, outside hitter Indonesia mencatat rata-rata spike 280 cm, sedikit di bawah Jepang yang mencapai 295 cm. Namun, sektor pertahanan Indonesia terbukti solid dengan dig average 12 per set.
- Waktu pertandingan: hari ini pukul 15.00 WIB
- Tempat: Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand
- Live streaming eksklusif di Vidio
Dukungan Publik dan Optimisme
Warganet ramai memberikan semangat lewat media sosial. Tagar #GarudaMudaU18 dan #AVCVolley sempat menempati trending topic. Dukungan moril ini diharapkan menjadi pelecut semangat para pemain muda yang baru pertama kali tampil di kejuaraan Asia.
Kedua peristiwa ini, meski berbeda ranah, mencerminkan dinamika bangsa: aparat negara tak kenal lelah menjaga kedaulatan dari ancaman narkotika, sementara generasi muda berjuang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
[SOCIAL_TWEET]: Dua berita besar hari ini: Bea Cukai gempur 3,37 ton ganja asal Thailand di Priok, dan Timnas Voli Putri U18 siap tempur lawan Jepang di AVC Championship! Jangan lewatkan live streaming-nya. #PerangNarkoba #GarudaMudaU18 #AVCVolley[SOCIAL_TG]: 🚨 *Bea Cukai & BNN Amankan 3,37 Ton Ganja di Priok!* 🏐 *Tim Voli U18 Putri Indonesia vs Jepang Hari Ini – Live di Vidio!* Dua berita besar, dua semangat juang. Jangan lewatkan update selengkapnya.
Comments (0)