Pedagang Pujasera Rangkasbitung Protes Sewa Naik Drastis, Fasilitas Tak Terawat

RANGKASBITUNG – Para pedagang di Pujasera Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, menyuarakan kekecewaan mendalam. Pasalnya, kenaikan tarif sewa lapak y

Jul 16, 2026 - 09:50
0 0

RANGKASBITUNG – Para pedagang di Pujasera Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, menyuarakan kekecewaan mendalam. Pasalnya, kenaikan tarif sewa lapak yang dinilai cukup signifikan tidak dibarengi dengan perbaikan dan perawatan fasilitas. Keluhan ini muncul seiring pemberlakuan tarif baru yang mencapai hampir dua kali lipat dari biaya sebelumnya.

Kenaikan Tarif Mencapai 95 Persen

Salah seorang pedagang kuliner, Hasan (39), mengungkapkan bahwa sebelum kenaikan terbaru ini, ia hanya membayar sewa sebesar Rp2,2 juta per tahun. Namun kini, tarif yang diterapkan melonjak menjadi Rp4,3 juta per tahun. Kenaikan ini, jika dihitung, mencapai hampir 95 persen. “Sebelum yang sekarang ini sebesar Rp4,3 juta, harga sewanya ditetapkan sebesar Rp2,2 juta per tahun. Uang sewa dibayar ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak,” ujar Hasan saat ditemui di sela-sela aktivitas jualannya.

“Uang sewa tahunan naik drastis. Dari Rp2,2 juta jadi Rp4,3 juta. Ini sangat berat bagi kami,” keluh Hasan.

Menurutnya, kenaikan tersebut cukup memberatkan di tengah kondisi perekonomian para pedagang kecil yang masih berusaha pulih. Banyak dari mereka mengandalkan pujasera sebagai satu-satunya sumber pendapatan keluarga. “Kalau naiknya wajar-wajar saja, mungkin kami masih bisa terima. Tapi ini naiknya hampir dua kali lipat. Padahal omzet kami pas-pasan,” tambah pedagang lain yang enggan disebutkan namanya.

Fasilitas Usang, Tak Ada Peremajaan

Ironisnya, lonjakan tarif sewa itu tidak sejalan dengan kondisi fisik pujasera. Hasan mengaku bahwa sejak pertama kali menempati blok tersebut pada tahun 2014 silam, belum sekalipun petugas melakukan perbaikan atau peremajaan. Atap yang bocor saat hujan, meja dan kursi yang mulai rapuh, hingga area yang kurang pencahayaan menjadi pemandangan sehari-hari.

“Dari dulu gini saja, tak pernah dilakukan peremajaan. Padahal harga sewa terus naik. Seharusnya diberi perawatan juga, bahkan sejak pertama kali saya menempati blok ini pada tahun 2014,” tegas Hasan.

Beberapa pedagang lain juga menunjukkan cat yang sudah mengelupas di dinding-dinding kios. Mereka merasa bahwa uang sewa yang mereka setorkan tidak dimanfaatkan untuk pemeliharaan tempat usaha. “Kami hanya minta fasilitasnya sebanding dengan tarif yang kami bayar. Jangan hanya naiknya saja yang dipikirkan, tapi kebersihan dan kenyamanan juga harus diperhatikan,” kata Siti, pedagang minuman.

Harapan Pedagang pada Pemerintah Daerah

Para pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Disperindag mau segera merespons keluhan mereka. Mereka meminta dilakukannya audit terhadap pengelolaan dana sewa serta transparansi peruntukannya. “Kami ingin tahu, uang sewa yang kami bayar itu buat apa. Kalau untuk perawatan, kenapa pujasera ini tidak kunjung disentuh perbaikan?” tanya Hasan retoris.

Tak hanya itu, pedagang juga mengusulkan agar ada perwakilan pedagang yang dilibatkan dalam perencanaan pengelolaan pujasera. Dengan begitu, aspirasi mereka bisa tersampaikan langsung dan tidak hanya menjadi objek kebijakan sepihak. “Kami siap diajak duduk bersama. Yang penting ada perbaikan nyata, bukan sekadar janji,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Disperindag Kabupaten Lebak belum memberikan keterangan resmi terkait dasar kenaikan tarif maupun rencana perbaikan fasilitas. Pedagang pun berharap ada komunikasi dua arah yang lebih baik ke depannya agar kelangsungan usaha mereka tetap terjaga.

[SOCIAL_TWEET]: Pedagang Pujasera Alun-alun Rangkasbitung keluhkan sewa naik 95% jadi Rp4,3 juta. Fasilitas tak dirawat sejak 2014. #Rangkasbitung #PedagangKecil #Lebak[SOCIAL_TG]: 📢 Protes keras! Pedagang Pujasera Rangkasbitung kena biaya sewa Rp4,3 juta/tahun (naik 95%) tapi tempat jualan tak pernah diperbaiki sejak 2014. Uangnya buat apa?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User