Bupati Serang Buka TP2DD 2026 dan Tekankan Sinergi Genjot PAD

SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Serang Tahun 2026

Jul 16, 2026 - 08:22
0 0

SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Serang Tahun 2026, Rabu (15/7/2026). Acara yang digelar di Aula Surosowan Bank bjb Kantor Cabang Khusus (KCK) Banten ini menjadi momentum evaluasi capaian sekaligus pemantapan Roadmap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Serang periode 2025-2029. Kehadiran pejabat daerah, perwakilan perbankan, serta stakeholders terkait menandakan komitmen serius pemerintah dalam mempercepat transformasi digital tata kelola keuangan daerah.

Fokus Peningkatan PAD Melalui Transformasi Digital

Dalam sambutannya, Ratu Rachmatuzakiyah menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berkomitmen mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, efisien, dan transparan. Menurutnya, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mutlak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah dinamika pembangunan yang semakin kompleks.

"Tadi saya sampaikan beberapa hal mengenai upaya kita menambah pendapatan asli daerah (PAD), salah satunya adalah menggunakan transaksi digital. Kita harus memastikan setiap rupiah yang masuk ke kas daerah tercatat dengan baik dan bisa diakses oleh seluruh masyarakat," ujar Zakiyah.

Bupati yang akrab disapa Zakiyah ini menjelaskan bahwa pemanfaatan sistem transaksi digital diharapkan mampu meminimalkan kebocoran, mengurangi potensi pajak dan retribusi yang belum optimal tertagih, serta meningkatkan kenyamanan bagi wajib pajak dalam berinteraksi dengan aparat pemerintah.

Sinergi Bapenda, OPD, dan Perbankan Jadi Kunci

Zakiyah menegaskan bahwa penambahan PAD tidak bisa diemban oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sendirian. Diperlukan sinergi yang kuat dari berbagai pihak, mulai dari pemangku kepentingan, mitra perbankan, hingga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Terutama, OPD yang memiliki keterkaitan langsung dengan pengelolaan retribusi daerah menjadi garda terdepan dalam memperbesar kontribusi fiskal.

Zakiyah menyebut sejumlah dinas strategis yang perlu memperkuat koordinasi, antara lain Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perikanan (Diskan), serta OPD lainnya yang menghimpun pendapatan dari layanan publik. Menurutnya, konsistensi dari seluruh jajaran ini akan sangat menentukan keberhasilan target pendapatan daerah.

"Ini perlu penguatan, perlu komitmen dan konsistensi kita semua. Kita perlu sinergi yang sinambung, bukan sekadar seremonial. Setiap OPD harus memahami bahwa kontribusi mereka terhadap PAD sangat menentukan kemandirian fiskal daerah," tegasnya.

Keterlibatan perbankan seperti Bank bjb juga dinilai sangat strategis. Keberadaan Kantor Cabang Khusus Banten diharapkan menjadi akselerator implementasi rekening atas nama daerah, virtual account, dan sistem pembayaran elektronik lainnya yang terintegrasi langsung dengan sistem keuangan daerah.

Evaluasi Roadmap ETPD 2025-2029

High Level Meeting TP2DD kali ini tidak sekadar forum koordinasi rutin, melainkan ajang evaluasi nyata terhadap capaian roadmap ETPD lima tahun ke depan. Peserta meeting membahas sejauh mana implementasi elektronifikasi transaksi telah mengubah lanskap penerimaan daerah, hambatan teknis yang dihadapi, serta langkah konkret untuk mempercepat adopsi di unit-unit pelayanan yang masih konvensional.

Beberapa agenda krusial yang digarap dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut mencakup pemantapan sistem cashless payment pada seluruh unit pelayanan publik, integrasi data antara Bapenda dengan OPD penyelenggara retribusi, hingga sosialisasi kepada masyarakat agar transaksi digital menjadi budaya baru dalam berinteraksi dengan pemerintah.

Zakiyah menambahkan, transparansi melalui digitalisasi juga menjadi bentuk good governance yang diimpikan masyarakat. Dengan sistem yang terbuka dan terdigitalisasi, praktik-praktik tidak kondusif seperti penyelewengan atau penggelapan dapat diminimalisir secara signifikan demi terciptanya kepercayaan publik.

Masa Depan Keuangan Daerah yang Mandiri

Melalui TP2DD, Pemkab Serang berambisi menjadikan digitalisasi sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan rasio PAD terhadap total pendapatan daerah, tetapi juga menciptakan iklim investasi yang kondusif karena birokrasi yang lebih bersih dan prediktabil. Pertemuan di Aula Surosowan ini menjadi penegasan bahwa transformasi digital bukan sekadar jargon, melainkan instrumen konkret untuk membangun Serang yang lebih maju dan sejahtera.

Dengan komitmen bersama yang dijaga secara konsisten, roadmap ETPD 2025-2029 diharapkan berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Serang dalam kehidupan sehari-hari.

[SOCIAL_TWEET]: Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah buka High Level Meeting TP2DD 2026. Transformasi digital jadi kunci genjot PAD & tata kelola keuangan daerah yang transparan. Butuh sinergi Bapenda, OPD, dan perbankan! #TP2DD #KabupatenSerang #DigitalisasiDaerah[SOCIAL_TG]: 📊 Bupati Serang buka TP2DD 2026! Komitmen perkuat tata kelola digital & genjot PAD bersama Bapenda dan OPD. #KabupatenSerang 🔗

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User