Sep 17, 2026
Hukum

NIGERIA — Pimpinan BCDA Belum Lengser Meski Pengganti Ditunjuk Tinubu

Suasana di ruang resepsionis kantor pusat Border Communities Development Agency (BCDA) di Abuja, Nigeria, tampak biasa saja pada Jumat pekan ini. Foto resm

NIGERIA — Pimpinan BCDA Belum Lengser Meski Pengganti Ditunjuk Tinubu

Suasana di ruang resepsionis kantor pusat Border Communities Development Agency (BCDA) di Abuja, Nigeria, tampak biasa saja pada Jumat pekan ini. Foto resmi Presiden Bola Ahmed Tinubu terpampang anggun di dinding, bersanding dengan potret Dr. Dakorinama Alabo George, sang Direktur Eksekutif lembaga tersebut. Namun, di balik ketenangan lorong-lorong birokrasi itu, tersimpan komplikasi politik yang tak lazim: pejabat dalam foto tersebut seharusnya sudah tak lagi menjabat.

Lebih dari dua bulan sejak Kepresidenan Nigeria secara resmi mengumumkan pergantian kepemimpinan BCDA, George hingga kini belum mengosongkan kantornya. Padahal, Presiden Tinubu telah secara resmi menunjuk mantan juru bicara Dewan Perwakilan Rakyat, Abdulrazak Sa’ad Namdas, sebagai suksesor baru untuk memimpin lembaga strategis pengembangan kawasan perbatasan tersebut.

Prosedur Birokrasi yang Tertahan di OSGF

Ketidakpastian kepemimpinan ini menciptakan kebingungan di internal badan pemerintah tersebut. Salah satu staf BCDA yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa operasional harian masih berjalan di bawah kendali pejabat lama. "Ya, Dr. George masih berada di sini dan bertindak sebagai Direktur Jenderal," ungkap staf tersebut saat ditemui di lokasi.

Di sisi lain, Abdulrazak Sa’ad Namdas mengaku belum bisa mengambil alih kemudi organisasi karena terhambat masalah administratif di Kantor Sekretaris Pemerintah Federasi (OSGF). Namdas menjelaskan bahwa dokumen penetapan resminya belum dikeluarkan oleh instansi birokrasi tertinggi tersebut.

"Anda tahu ketika ada pengangkatan baru, Anda harus melapor ke SGF. Ketika saya datang ke sana, mereka meminta saya untuk menunggu karena sedang menjalankan beberapa prosedur administratif," ujar Namdas saat memberikan konfirmasi.

Keterlambatan penerbitan surat keputusan ini memicu spekulasi mengenai lambatnya koordinasi internal di lingkaran pemerintahan Tinubu. Publik mempertanyakan mengapa keputusan presiden yang dipublikasikan secara luas bisa mengendap berbulan-bulan di tingkat kementerian tanpa kejelasan.

Dinamika Perubahan Kepemimpinan BCDA

Untuk memahami transisi kekuasaan yang tertunda ini, berikut adalah gambaran komparatif antara pejabat lama dan pejabat yang telah ditunjuk oleh Presiden Tinubu:

Parameter Pejabat Lama (Masih Bertahan) Pejabat Baru (Tertunda)
Nama Lengkap Dr. Dakorinama Alabo George Abdulrazak Sa’ad Namdas
Latar Belakang Politik Sekutu Dekat Nyesom Wike Mantan Juru Bicara DPR Nigeria
Status Pengangkatan Digantikan oleh Kepresidenan Ditunjuk Resmi Presiden Tinubu
Kendala Utama Belum Mengosongkan Jabatan Menunggu Surat Resmi dari OSGF

Ketegangan politik disinyalir turut memengaruhi situasi ini. George dikenal luas sebagai sekutu politik dekat dari Menteri Wilayah Ibu Kota Federal, Nyesom Wike. Pengaruh jaringan politik yang kuat ini diduga menjadi salah satu faktor yang membuat transisi kepemimpinan berjalan sangat lambat dan sarat akan kompromi.

Bisu Birokrasi dan Pertanyaan Publik

Usaha untuk mengklarifikasi simpul kemacetan administratif ini menemui jalan buntu. Penasihat Media untuk Sekretaris Pemerintah Federasi (SGF), Yomi Odunuga, tidak dapat dihubungi karena saluran teleponnya tidak aktif. Pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp juga tidak mendapatkan tanggapan hingga berita ini diturunkan.

Hal serupa terjadi pada Christopher Ugwuegbulam, Kepala Informasi dan Hubungan Masyarakat di OSGF, yang memilih bungkam dan tidak membalas pertanyaan pers. Sikap tertutup dari pejabat birokrasi ini semakin memperkuat anggapan adanya kemelut internal yang sengaja ditutup-tutupi dari jangkauan publik.

Ketidakjelasan status kepemimpinan di BCDA tidak hanya berdampak pada legitimasi keputusan lembaga, tetapi juga berpotensi mengganggu pelaksanaan program-program strategis di kawasan perbatasan Nigeria. Selama surat pengangkatan Namdas belum diserahkan, BCDA berada dalam situasi abu-abu yang membingungkan seluruh jajaran pegawai serta mitra kerja pemerintah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User