Modus Baru: 12 Motor Curian Disamarkan Jadi Perabotan Rumah

JAKARTA — BARU SAJA, aksi penyelundupan 12 unit sepeda motor yang diduga kuat hasil tindak kejahatan berhasil dihentikan oleh aparat. Upaya mengelabui petugas dilakukan dengan menyamarkan kendaraan ...

Jul 15, 2026 - 19:46
0 0
Modus Baru: 12 Motor Curian Disamarkan Jadi Perabotan Rumah

JAKARTA — BARU SAJA, aksi penyelundupan 12 unit sepeda motor yang diduga kuat hasil tindak kejahatan berhasil dihentikan oleh aparat. Upaya mengelabui petugas dilakukan dengan menyamarkan kendaraan tersebut sebagai tumpukan perabotan rumah tangga dalam sebuah pengiriman besar menuju Sumatra.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, modus operandi ini tergolong baru dan nekat. Para pelaku tidak hanya menyembunyikan motor di bawah terpal, tetapi benar-benar merancang penyamaran dengan menempatkan lemari, meja, dan kursi bekas sedemikian rupa sehingga sekilas tampak seperti truk pengangkut barang pindahan biasa. Rencananya, belasan motor itu akan dikirim ke salah satu provinsi di Pulau Sumatra melalui jalur darat dan penyeberangan laut.

Kronologi Penggagalan

Kecurigaan petugas bermula saat sebuah truk bernomor polisi luar daerah melintas di wilayah Tambora, Jakarta Barat, dengan muatan yang dinilai tidak lazim. Tim Unit Reserse Kriminal Polsek Tambora yang sedang melakukan patroli rutin kemudian memberhentikan kendaraan tersebut untuk pemeriksaan dokumen dan fisik muatan. Saat dilakukan pembongkaran, petugas menemukan kejanggalan pada susunan perabotan yang tampak terlalu rapi dan padat.

Satu per satu perabotan diturunkan, dan di balik lapisan triplek serta kardus, terselip 12 unit sepeda motor berbagai merek. Seluruh motor dalam kondisi terikat kuat, beberapa dengan kunci kontak yang sudah rusak, menandakan asal-usul yang patut dicurigai. Pengemudi truk tidak dapat menunjukkan dokumen kepemilikan maupun surat jalan yang sah untuk muatan tersebut.

Modus Kamuflase

BACA JUGA: Operasi besar-besaran ini disebut sebagai pukulan telak terhadap jaringan pencurian kendaraan bermotor antar-pulau. Pelaku diduga menggunakan taktik pengiriman fiktif, di mana perabotan bekas diposisikan sebagai "barang utama", sementara motor-motor disembunyikan di bagian tengah dan bawah tumpukan. Metode ini dipilih karena dianggap minim risiko lolos di pos pemeriksaan rutin, mengingat tingginya volume kendaraan pengangkut barang menjelang periode tertentu.

Kapolsek Tambora dalam keterangan singkatnya membenarkan bahwa ini adalah penyelundupan terstruktur. "Kami masih mendalami jaringan ini. Motor-motor ini diduga akan dijual di Sumatra dengan harga miring karena statusnya ilegal," ujarnya. Lebih lanjut, beliau mengimbau masyarakat untuk tidak membeli kendaraan dengan harga tak wajar tanpa kelengkapan dokumen resmi.

Barang Bukti dan Tersangka

Dua orang yang berada di dalam truk, termasuk sopir dan seorang kernet, langsung diamankan dan kini ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan pasal penadahan dan percobaan penyelundupan dengan ancaman hukuman berat. Dari pemeriksaan awal, terungkap bahwa truk tersebut telah melakukan perjalanan panjang dari daerah asal dengan maksud transit di ibukota sebelum menyeberang.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit truk pengangkut, puluhan perabotan bekas yang kondisinya memang sengaja dipilih untuk memberi kesan natural, serta 12 motor yang kini dititipkan di Mapolsek setempat untuk identifikasi lebih lanjut. Kepolisian membuka peluang bagi masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor untuk menghubungi posko pengaduan dengan membawa bukti kepemilikan.

Hingga berita ini diturunkan, pengembangan kasus terus dilakukan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain yang ikut terlibat dalam sindikat pencurian dan pengiriman kendaraan lintas pulau ini. Polisi menegaskan, kerja sama antar-wilayah akan terus diperkuat guna memutus mata rantai kejahatan serupa.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User