Polda Jatim Percepat Pengejaran 14 Tersangka Pemerkosaan di Sampang

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur mengerahkan seluruh sumber daya untuk memburu 14 pria yang masih berstatus buron dalam kasus pemerkosaan massal terhadap seorang remaja putri di Kabupaten Sam...

Jul 15, 2026 - 19:53
0 0
Polda Jatim Percepat Pengejaran 14 Tersangka Pemerkosaan di Sampang

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur mengerahkan seluruh sumber daya untuk memburu 14 pria yang masih berstatus buron dalam kasus pemerkosaan massal terhadap seorang remaja putri di Kabupaten Sampang. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh jajaran pimpinan Polda Jatim setelah menangkap 13 pelaku utama dalam operasi terpisah selama sepekan terakhir.

Kapolda Jatim melalui keterangan resminya menekankan bahwa tidak ada tempat aman bagi para pelaku. “Kami akan kejar ke mana pun mereka bersembunyi. Kasus ini menjadi prioritas tinggi karena menyangkut masa depan seorang anak,” ujarnya. Tim gabungan dari Ditreskrimum dan Polres Sampang telah memetakan jaringan dan titik persembunyian para buron yang diduga kuat masih berada di wilayah Madura dan sekitarnya.

Lacak Jejak Digital dan Saksi Kunci

Penyidik kini mengandalkan analisis komunikasi digital dan keterangan saksi untuk mempersempit ruang gerak para pelaku. Dari 13 tersangka yang sudah ditahan, beberapa di antaranya mulai membuka percakapan dan memberikan petunjuk mengenai identitas serta peran pelaku lain. Barang bukti berupa ponsel dan akun media sosial korban turut diperiksa secara forensik guna mengungkap bagaimana aksi bejat itu direncanakan.

Kasus ini mencuat setelah keluarga korban melapor ke Polres Sampang pada awal bulan ini. Remaja berusia 15 tahun tersebut diduga dijebak oleh seorang kenalan lalu dibawa ke lokasi terpencil di mana lebih dari dua puluh pria secara bergiliran melakukan kekerasan seksual. Korban saat ini masih menjalani pendampingan psikologis intensif di rumah aman Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setempat. Kondisinya dilaporkan trauma berat namun mulai menunjukkan kemajuan berkat dukungan konselor.

Operasi Terpadu dan Desakan Publik

Polda Jatim tidak bekerja sendiri. Bantuan teknis dari Bareskrim Polri serta koordinasi dengan kepolisian daerah tetangga diperkuat untuk mencegah para buron melarikan diri ke luar pulau. Masyarakat Sampang dan sejumlah organisasi pegiat hak anak mendesak agar seluruh pelaku segera diadili dengan hukuman maksimal, termasuk penerapan pasal berlapis tentang perlindungan anak dan undang-undang tindak pidana kekerasan seksual.

Kapolda menambahkan, proses hukum terhadap 13 tersangka yang telah ditahan akan terus berjalan paralel dengan pengejaran buron. “Kami pastikan penanganan perkara ini transparan dan tidak ada intervensi,” tegasnya. Pihak kepolisian juga membuka posko pengaduan bagi warga yang memiliki informasi tentang keberadaan pelaku, dengan jaminan perlindungan identitas pelapor.

Dalam perkembangan terbaru, sebuah tim kecil diterjunkan ke Pulau Sapudi dan Pulau Raas menyusul adanya laporan pergerakan mencurigakan di wilayah kepulauan. Ratusan personel disiagakan di pelabuhan dan jalur tikus untuk memutus akses kabur. Hingga berita ini ditulis, 14 nama masih tercantum dalam daftar pencarian orang dan fotonya telah disebarluaskan ke seluruh jajaran kepolisian di Jawa Timur. Publik berharap pengejaran ini segera membuahkan hasil agar keadilan bagi korban dapat ditegakkan tanpa menyisakan satu pun pelaku yang lolos.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User