Kecelakaan Truk di Cikunir Lumpuhkan Lalu Lintas Tol Layang MBZ
ARAH CIKAMPEK LUMPUH. Sebuah truk trailer terguling di KM 46 Tol JORR simpang Cikunir, Jumat siang, dan langsung menutup total akses masuk menuju Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ). Hingga berita ini...
ARAH CIKAMPEK LUMPUH. Sebuah truk trailer terguling di KM 46 Tol JORR simpang Cikunir, Jumat siang, dan langsung menutup total akses masuk menuju Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ). Hingga berita ini diturunkan, kendaraan dari arah Jakarta dan sekitarnya tidak bisa melintas ke jalur layang Cikunir–Cikampek. Petugas gabungan dari kepolisian dan pengelola tol masih berjibaku mengevakuasi truk yang melintang di badan jalan.
Lalu Lintas Terhambat, Antrean Mengular
Berdasarkan pantauan di lokasi, truk bernomor polisi B 9xxx TE itu terguling miring ke kanan dan menutupi seluruh lajur menuju gerbang Tol Layang MBZ. Akibatnya, kendaraan yang hendak menuju Cikampek, Purwakarta, hingga Bandung terpaksa berhenti total. Kemacetan panjang terjadi di ruas Tol JORR arah Cikunir dan berdampak hingga ke Tol Dalam Kota. Beberapa pengendara mengaku sudah terjebak selama hampir satu jam tanpa pergerakan berarti.
Petugas dari Jasamarga dan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya segera menutup sementara akses ke simpang Cikunir. Mereka mengalihkan arus lalu lintas keluar di pintu tol terdekat sebelum lokasi kejadian. Sementara itu, lajur arah sebaliknya—dari Cikampek menuju Jakarta—masih bisa dilalui, meskipun tersendat karena efek tontonan.
Kronologi: Diduga Hilang Kendali Saat Menikung
Informasi awal yang dihimpun menyebutkan bahwa truk trailer bermuatan kontainer tersebut melaju dari arah Jakarta. Saat memasuki tikungan simpang Cikunir, pengemudi diduga kehilangan kendali. Truk oleng ke kanan, menabrak pembatas beton, lalu terguling dan menutupi seluruh jalur. Beruntung, tidak ada korban luka berat atau jiwa dalam insiden ini. Pengemudi truk dilaporkan selamat dan sudah dievakuasi untuk dimintai keterangan oleh petugas.
Saksi mata yang melintas sesaat setelah kejadian, Rizal (34), mengatakan bahwa truk tampak melaju dengan kecepatan cukup tinggi. “Saya lihat dari spion, truk kayaknya terlalu kencang pas ambil tikungan. Tiba-tiba langsung oleng dan jatuh ke kanan,” ujarnya. Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan rem blong, muatan berlebih, atau kelalaian pengemudi.
Proses Evakuasi Terkendala Bobot Truk
Petugas harus mengerahkan dua unit derek besar untuk mengangkat badan truk yang berbobot puluhan ton. Proses evakuasi berlangsung lambat karena posisi truk yang persis di mulut akses masuk Tol Layang MBZ. Pihak Jasamarga memperkirakan evakuasi akan memakan waktu setidaknya dua hingga tiga jam ke depan. Kontainer terpaksa diangkat terpisah dari sasis truk untuk memudahkan penarikan. Akibatnya, petugas menutup total arus lalu lintas di segmen tersebut selama proses berlangsung.
Selain derek, dikerahkan pula alat berat ‘crane’ dari pool terdekat. Hingga siang ini, kontainer baru berhasil digeser sebagian, sementara badan truk masih dalam posisi miring. “Kami upayakan secepat mungkin agar jalur bisa dibuka kembali,” ujar seorang petugas yang enggan disebut namanya.
Imbauan Pengendara: Cari Jalur Alternatif
Menghadapi situasi ini, Jasamarga dan Korlantas Polri mengimbau pengendara yang akan menuju Cikampek untuk mencari rute alternatif. Pengendara dari arah Jakarta bisa keluar di pintu tol Cikunir atau sebelum simpang Cikunir, lalu melanjutkan perjalanan melalui jalan arteri Kalimalang atau Jalan Raya Bekasi–Cikarang. Alternatif lain adalah menggunakan jalur bawah (eksisting) menuju Cikampek yang saat ini masih bisa dilalui, walaupun padat.
Kecelakaan ini menjadi insiden serius kedua di simpang Cikunir dalam bulan ini, menyoroti kembali potensi bahaya tikungan tajam di segmen pertemuan Tol JORR dan Tol Layang MBZ. Pihak terkait diharapkan segera mengevaluasi aspek keselamatan di titik rawan tersebut. Hingga pukul 13.30 WIB, arus lalu lintas di blokir total; belum bisa dipastikan kapan situasi akan kembali normal.
Baca juga:
Comments (0)