Sep 17, 2026
Nasional

Menyamar Pakai Seragam Lama, Mantan Perawat Culik Bayi di Rumah Sakit

Suasana tenang di ruang perawatan pascasalin sebuah rumah sakit mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Seorang bayi yang baru saja dilahirkan dilap

Menyamar Pakai Seragam Lama, Mantan Perawat Culik Bayi di Rumah Sakit

Suasana tenang di ruang perawatan pascasalin sebuah rumah sakit mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Seorang bayi yang baru saja dilahirkan dilaporkan hilang dari boks perawatannya. Penyelidikan intensif aparat kepolisian mengungkap fakta mencengangkan: pelaku penculikan merupakan mantan perawat di rumah sakit tersebut yang melancarkan aksinya dengan menyusup mengenakan seragam medis lamanya.

Pelaku memanfaatkan pengetahuannya yang mendalam mengenai denah rumah sakit, jadwal pergantian giliran jaga (shift), serta titik buta kamera pengawas. Dengan mengenakan pakaian perawat lengkap beserta masker medis, pelaku leluasa melenggang masuk ke ruang rawat tanpa memicu kecurigaan staf medis lain maupun petugas keamanan.

Modus Penyamaran dan Celah Keamanan

Aksi nekat tersebut terjadi pada dini hari saat intensitas pengawasan menurun. Berbekal identitas palsu dan seragam perawat yang masih disimpannya, pelaku beralasan hendak membawa sang bayi ke ruang pemeriksaan dokter untuk menjalani observasi rutin.

"Pelaku sangat memahami prosedur internal rumah sakit karena pernah bertugas di sana. Ia mengelabui perawat jaga dengan dalih tindakan medis lanjutan terhadap bayi korban," ungkap pejabat kepolisian setempat dalam konferensi pers.

Ibu korban yang baru saja pulih pascamelahirkan sempat diliputi perasaan gelisah ketika anaknya tak kunjung dikembalikan ke kamar perawatan. Setelah pihak keluarga mengonfirmasi ke meja perawat, barulah disadari bahwa tidak ada instruksi dokter untuk pemeriksaan lanjutan, dan bayi mungil tersebut telah raib dibawa kabur.

Motif Ekonomi: Dijual Seharga Rp15 Juta

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di area luar gedung, tim gabungan Unit Reserse Kriminal langsung melacak rute pelarian pelaku. Hanya dalam hitungan jam, pelaku berhasil diringkus di sebuah rumah kontrakan bersama dengan bayi yang masih dalam kondisi selamat dan sehat.

Dari hasil interogasi awal, motif utama aksi kejahatan ini adalah desakan ekonomi. Pelaku mengaku telah menjalin komunikasi dengan calon pembeli dan berniat menjual bayi tak berdosa tersebut seharga Rp15 juta melalui jaringan adopsi ilegal.

  • Status Pelaku: Mantan tenaga kesehatan rumah sakit yang telah diberhentikan beberapa bulan lalu.
  • Kondisi Korban: Bayi berhasil diselamatkan tanpa luka dan telah dipersatukan kembali dengan orang tua kandungnya.
  • Jerat Hukum: Pelaku disangkakan pasal berlapis terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan perlindungan anak dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.

Evaluasi Menyeluruh Prosedur Keamanan RS

Insiden ini menjadi pukulan telak bagi manajemen rumah sakit. Pihak manajemen menyatakan permohonan maaf mendalam serta berjanji akan merombak total sistem pengamanan fasilitas persalinan dan anak.

"Kami akan memperketat protokol identifikasi digital, menerapkan akses pintu berbasis biometrik khusus petugas aktif, dan memastikan pengawasan ketat terhadap setiap pergerakan pasien bayi di lingkungan rumah sakit," tegas perwakilan manajemen rumah sakit.

Kini, pelaku telah ditahan di mapolres setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sementara pihak kepolisian terus mengembangkan penyelidikan guna membongkar kemungkinan keterlibatan sindikat perdagangan bayi lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User